ASKARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan keberhasilannya selama menjadi orang nomor satu di Jateng.
Hal itu terkait kesejahteraan rakyat dengan pembangunan berbagai sarana.
Menurut Ganjar, infrastruktur jalan menjadi satu di antara yang termasuk berhasil diwujudkan.
Kata Ganjar, 90 persen dari jalan provinsi sepanjang 2.404 kilometer dalam kondisi baik.
Bahkan, dalam catatannya telah ada sekitar 95 persen jalan milik provinsi yang termasuk dalam keadaan baik hingga akhir tahun ini.
Tak pelak, infrastruktur yang baik itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mengalami peningkatan. Dari 5,12 persen di kuartal pertama menjadi 5,66 persen pada kuartal dua tahun ini.
Ganjar juga mengungkapkan ekspor Jawa Tengah juga meningkat 41,02 persen dari 780 juta dolar Amerika menjadi 1,1 miliar dolar Amerika. Serta capaian impor menurun sebesar 18,12 persen dari 1,33 miliar dolar Amerika menjadi 1,09 miliar dolar Amerika.
Pola impor yang berkurang dan ekspor yang meningkat juga diikuti turunnya inflasi sebanyak 0,69 persen dari semula 4,97 menjadi 4,28 persen.
"Ini ikhtiar kita, sekali lagi kita musti layani masyarakat dengan baik, jangan hianati mereka," kata Ganjar seusai Upacara Hari Ulang Tahun ke-72 Jawa Tengah di Gubernuran, Senin (15/8).
Keberhasilan pembangunan infrastruktur dari bantuan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp7,25 miliar diwujudkan dalam bentuk Jembatan Senowo.
Jembatan yang menghubungkan Desa Dukun dan Desa Mangunsuko di Kabupaten Magelang itu menggenjot pendapatan desa dan menjadi akses evakuasi jika Gunung Merapi erupsi.
Bagi Ganjar, capaian tersebut merupakan andil dari seluruh masyarakat Jawa Tengah yang berjuang untuk mewujudkan perbaikan.
"Bagi saya, kerja keras itulah kado terindah dalam perayaan hari jadi yang ke-72 Jawa Tengah," tandas Ganjar.(jpnn)

Komentar