Minggu, 14 Agustus 2022 | 04:21
NEWS

Komnas HAM Siap Kirim Psikolog Independen untuk Istri Irjen Ferdy Sambo

Komnas HAM Siap Kirim Psikolog Independen untuk Istri Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo dan istri (Dok Instagram @divpropampolri)

ASKARA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan kajian untuk mengirimkan psikolog independen untuk istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Sebab, hingga kini Putri dikabarkan masih mengalami post-traumatic stress disorder (PTSD).

"Kita bisa mengusulkan, sebetulnya penyidik sudah bisa mendatangkan tim psikologi independen untuk menguji apa benar dia mengalami PTSD. Apa benar dia alami itu karena sudah tiga minggu, kalau benar ya harus dihormati hak-haknya," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Jumat (5/8).

Dikatakan Taufan, dengan dikirimnya tim psikolog independen nantinya dapat diketahui kondisi psikologis Putri yang sebenarnya.

Sehingga jika dirasa sudah membaik bisa mulai dilakukan pemeriksaan terhadap penyidik. Termasuk oleh Komnas HAM untuk mengetahui ada tidaknya pelanggaran hak asasi kekerasan seksual.

Pihaknya, lanjut Taufan, juga belum yakin ada pelecehan seksual dalam kasus kematian Brigadir J. Sebab, Komnas HAM belum menemukan saksi dan belum bisa menyimpulkan dugaan tersebut.

"Jadi, saksi yang menyaksikan penodongan itu tidak ada, makanya kami juga belum bisa meyakini apa terjadi pelecehan seksual atau tidak," kata Taufan. 

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis mengungkapkan kondisi terkini dari istri Ferdy Sambo itu. 

Kata dia, Putri masih dalam kondisi yang trauma berat. Namun, kondisinya sudah menbaik dan kini sudah mulai bisa berkomunikasi kembali.

"Masih trauma berat tapi untuk hari ini sudah mulai bisa komunikasi walaupun belum lancar,” ucap Arman Hanis, Jumat (5/8). 

Dari perkembangan kondisi ini, Arman membuka peluang kliennya akan mendatangi LPSK untuk menjalani asesment psikologis.

Pasalnya, Putri diketahui belum bisa menjalani LPSK sebelumnya lantaran alasan kondisi yang belum mumpuni.

“(Mendatangi LPSK) sedang dikomunikasikan kembali,” tutur dia.

Putri juga mengaku siap diperiksa Komnas HAM terkait dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J.

"Komnas HAM belum ada panggilannya, insya Allah kalau dibutuhkan keterangannya dan kondisi klien kami memungkinkan, klien kami siap hadir," ujar Arman Hanis. 

Komentar