Minggu, 14 Agustus 2022 | 05:30
NEWS

Bintara TNI Tusuk Perwira Pakai Pisau hingga Tewas di Papua

Bintara TNI Tusuk Perwira Pakai Pisau hingga Tewas di Papua
Ilustrasi jenazah (Dok U-Report)

ASKARA - Seorang tentara berpangkat mayor tewas setelah ditusuk anak buahnya menggunakan pisau, Selasa (5/7).

Mayor Beni Arjihans yang merupakan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tingkat IV LB Moerdani Kabupaten Merauke, Papua, ditusuk di bagian punggungnya oleh pelaku bernama Sertu Muhammad Alkausar.  

Penusukan tersebut dilakukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Jenderal LB. Moerdani, Jalan Poros Tanah Miring, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua. 

"Benar telah terjadi peristiwa penikaman yang dilakukan oleh Sertu Muhammad Alkausar," ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman melalui keterangan pers.

Herman menjelaskan, penusukan bermula saat personel Rumkit TK.IV LB Moerdani menggelar apel di areal RS pada 08.00 WIT. 

Seluruh personel Rumkit TK.IV diketahui ikut apel tersebut. Hanya Sertu Alkausar yang merupakan bintara di RS tersebut tidak ikut lantaran terlambat. 

"Sambil menunggu kehadiran pelaku Sertu Muhammad Alkausar yang tidak ikut apel pagi, kemudian personel lainnya melaksanakan lari," kata Herman.

Lima menit kemudian, Sertu Alkausar tiba di tempat apel dan  menyampaikan kekesalannya. Namun, Letkol Herman tidak memerinci kekesalan dari Sertu Alkausar.

Sertu Alkausar, kata Herman, mengambil pisau yang sebelumnya sudah dibawa terduga pelaku di jok motornya. 

Sertu Alkausar selanjutnya menuju ke ruang IGD RS LB Moerdani karena Mayor Beni berada di lokasi tersebut. 

"Setelah pelaku menemui korban, tiba-tiba terjadi penikaman oleh Sertu Muhammad Alkausar kepada Karumkit dan mengenai di bagian punggung dengan menggunakan pisau panjang sekitar 30 cm yang dibawa oleh pelaku," katanya. 

Herman mengatakan, Mayor Beni tersungkur setelah ditikam dan langsung dibawa beberapa rekannya ke RS AL Merauke dan ditangani langsung oleh tim medis. 

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RS AL Merauke pada Selasa pukul 11.00 WIT. 

Sertu Alkausar ditangkap setelah menusuk Mayor Beni, kemudian digiring ke Denpom XVII-3 Merauke. 

"Jadi, diamankan dan menjalani proses penyelidikan lebih lanjut serta dipastikan akan diproses hukum," ungkap dia. (jpnn) 

Komentar