Rabu, 06 Juli 2022 | 13:14
NEWS

Korban Kecelakaan Pesawat Susi Air Dievakuasi Basarnas, 5 Orang Patah Tulang

Korban Kecelakaan Pesawat Susi Air Dievakuasi Basarnas, 5 Orang Patah Tulang
Pesawat Susi Air (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Seluruh awak dan penumpang pesawat maskapai Susi Air selamat dalam kecelakaan saat penerbangan dari Timika ke Duma, Papua, pada Kamis (23/6). 

Seluruh korban selamat kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Timika, Papua untuk menjalani perawatan medis.

Sebelumnya, pencarian dan evakuasi korban dilakukan menggunakan Helikopter Caracal milik TNI Angkatan Udara (AU). 

Sebanyak 11 orang petugas operasional bantuan dikerahkan untuk melakukan evakuasi tersebut.

Humas Basarnas, Albert Wenno mengatakan, tim gabungan dilaporkan telah berhasil kembali ke Bandara Mozes Kilangin, Timika, usai melakukan evakuasi korban.

"Info dari posko Bandara bahwa Helly Caracal TNI AU PK-EC-725/H-7202 telah kembali dan berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat. Selanjutnya di evakuasi ke RSUD Timika. Dua korban warga Duma, berada di Duma dalam keadaan selamat. Lima korban yang dievakuasi mengalami patah tulang dan luka," ungkap Albert, Kamis (23/6).

Sebelumnya, pesawat milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu mengalami kecelakaan dalam penerbangan dari Timika menuju Duma, Papua. Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 08.20 WIT.

Pesawat jenis Pilatus Porter PC-6 PK BVM melayani rute Timika-Duma-Timika dan membawa enam penumpang itu take off dari Timika pukul 05.34 WIT. Seharusnya pesawat kembali mendarat di Timika sekitar pukul 08.00 WIT.

Susi Pudjiastuti menyampaikan peristiwa kecelakaan pesawat miliknya tersebut melalui akun Twitter pribadinya.

"Berita duka: Pesawat Susiair jenis Pilatus Porter PK BVM Dayl Peter Houzet mengalami kecelakaan di Rute Timika-Duma," tulis Susi Pudjiastuti di laman Twitternya.

Namun, tak lama kemudian Susi mengabarkan bahwa semua penumpang selamat.

"Alhamdulillah info berita terakhir semua penumpang selamat, Amin YRA," ujarnya.

Komentar