Rabu, 06 Juli 2022 | 13:51
COMMUNITY

Satu Keluarga Satu Pemulia, MPJI Gelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah

Satu Keluarga Satu Pemulia, MPJI Gelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah
Program Safari Training MPJI 2022

ASKARA – Bertempat di Musholla & Majelis Taklim Darul Quran Jl. Bhakti, Sudimara Pinang, Tangerang Selatan, MPJI Gelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah. Mengambil tema “Dauroh Janaiz (Satu Keluarga Satu Pemulia) pemuliaan jenazah ini disampaikan Ustazah Sari Maryati S.Pd CMLP.

Selain mendapatkan wawasan yang informatif, para peserta juga berkesempatan mengikuti sesi praktek pengurusan jenazah. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti sesi yang dibimbing oleh Tim PMJI tersebut, tanya jawab pun terjadi saat sesi berlangsung. Berbagai pertanyaan dan penasaran peserta pun terjawab.

Salah satu founder MPJI, Akmal Fikri Diaudin, menerangkan MPJI punya kegiatan rutin yakni dua direktorat. Pertama, Direktorat Safari Training yaitu kegiatannya edukasi majlis taklim ke kampus, perusahaan, sekolah, masjid, majlis taklim dan lembaga-lembaga.

“Kita memperkenalkan dan memperkuat bahwa di setiap warga wajib bahwa pihak keluarga yang memuliakan warga itu sendiri ketika mndapat musibah,” ujar Bang Akmal sapaan akrabnya, Rabu (22/6).

MPJI, lanjutnya, mengedukasi bagaimana setiap warga itu minimal ada satu orang pemulia jenazah yang mengerti dan faham. “Jadi, ketika ada musibah tidak menunggu harus Amil datang atau pemulia jenazah. Pihak keluarga bisa meng handle nya,” tuturnya.

Untuk itu, Bang Akmal menjelaskan, MPJI memberikan edukasi dan informasi seputar fardhu kifayah mulai dari memuliakan orang hidup, memuliakan orang sakit, pada sakaratul maut dan pada saat meninggal dan fasca meninggal.

Kedua, kegiatan direktorat yakni pemuliaan jenazah. Menurutnya, MPJI ini bukan saja memberikan edukasi tapi juga melakukan jasa pemuliaan jenazah . Lewat motto dan hastag #ingatmati #1keluarga1pemuliajenazah, MPJI Layanan juga banyak, seperti layanan ambulance, pemuliaan orang sakit, edukasi, safari training, dll.

“Seperti lembaga jasa pemulia jenazah lainnya, tapi kita lebih luas cakupannya bukan hanya pengurusan jenazah, urusan waris, urusan wafak sampai konsultasi kita ada semua,” terangnya.

Dia menekankan pentingnya masyarakat memahami tata cara pengurusan jenazah. Jika pihak keluarga sudah mempelajari ilmu terkait pengurusan jenazah, ia mengatakan keluarga bisa mengerjakannya sendiri dan tidak perlu memanggil dan menggunakan amil.

Hanya saja, kata Bang Akmal, umumnya masyarakat minim pemahaman akan tata cara pengurusan jenazah. Karena menurutnya, ada banyak orang yang kurang memahami bagaimana tata cara mengurus jenazah sejak awal hingga akhir.

"Luar biasa antusiasnya. Sampai saat ini, dampak dari pelatihan pemuliaan jenazah sendiri dirasakan sangat bermanfaat. Terutama karena pengurusan jenazah saat ini masih kerap dianggap tabu di masyarakat," lanjutnya.

Dia berharap semoga dengan hadirnya MPJI ditengah masyarakat mampu menguatkan ingatan, kesadaran dan kecerdasan masyarakat Indonesia untuk hidup bahagia, sejahtera dunia dan akhirat dengan mengingat kematian serta memuliakan Indonesia menuju negeri yang makmur dan damai Baldatun Thoyyibatun wa rabbhun ghaffur.

Komentar