Kapolres Blitar Kota Bersama Forkopimda Melepas Anak Asuh Asal Papua
ASKARA - Suasana haru penuh keakraban terlihat saat kegiatan Pelepasan Siswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) asal Papua yang menempuh studi di SMAK Diponegoro, Kota Blitar yang sekaligus menjadi Anak Asuh Forkopimda Kota Blitar, di ruang kerja Wakil Wali Kota Blitar, Rabu (25/5).
Dalam kesempatan tersebut para siswa ADEM asal Papua yang lulus dari SMAK Diponegoro Kota Blitar menyampaikan pesan dan kesannya.
Rian Boy Marweri yang menyatakan rasa syukurnya selama 3 tahun menempuh pendidikan di SMAK Diponegoro dengan lancar tanpa kendala apapun.
"Terima kasih kepada bapak kepala sekolah dan guru-guru yang telah membimbing kami selama ini dan tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada orang tua asuh kami dari Forkopimda Kota Blitar yang sudah memberikan banyak bantuan dan perhatian selama menempuh pendidikan selama 3 tahun di Kota Blitar," ujar Rian Boy.
Grivel Eden Bindosano, siswa lainnya menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah maupun pihak kepolisian, Pemerintah Kota Blitar dan TNI yang telah membimbing sehingga dapat lulus dalam menempuh pendidikan.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak maupun ibu guru yang telah membimbing dan memberikan ilmu-ilmunya yang bermanfaat dan kepada orang tua asuh kami dari Kepolisian Polres Blitar Kota, Pemerintah Kota Blitar dan Kodim 0808 yang sudah memberikan dukungan kepada kami selama ini," kata Grivel Eden.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan, pihaknya akan terus menjadi bapak asuh bagi pelajar asal Papua yang menempuh studi di Kota Blitar.
Jalinan ini, kata Argo, akan terus dibina untuk memberikan bimbingan, perlindungan, pengayoman dan pelayanan bagi adik-adik asal Papua sehingga merasa aman dan nyaman saat menembuh studi di Kota Blitar.
“Kami ingin adik-adik yang nantinya kembali ke Papua atau melanjutkan pendidikan selanjutnya berharap cerita baik yang dialami selama 3 tahun di Kota Blitar sebagai pengalaman hidup yang tak terlupakan, sampaikan informasi yang baik dan benar waspada terhadap informasi yang tidak benar atau hoaks yang dapat memecah belah Papua, pihak manapun yang tidak ingin Papua aman dan damai dan adik-adiklah diharapkan mampu memberikan informasi yang baik bahwa Papua adalah Indonesia bukan hanya Jawa, kita semua cinta Papua,” tutur Argo.
Wakil Wali Kota Blitar, Tjujuk Sunario juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada stakeholder yang ada yang telah membantu merawat anak-anak dari Papua.
"Kami berpesan kepada anak anak kami Eden dan Boy, bawa yang baik dari Kota Blitar untuk disebarkan di Papua dan kami doakan semoga kalian sukses sehingga bisa ikut membangun Papua lebih sejahtera," ujar Tjujuk Sunario.
Untuk diketahui, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blitar Raya, yakni Wali kota Blitar, Kapolres Blitar Kota, Kapolres Blitar dan Dandim 0808 Blitar mulai melaksanakan kegiatan pencanangan anak dan saudara asuh asal Papua yang ada di Blitar, awal Tahun 2021 lalu.
Dalam acara silaturahmi dan pelepasan siswa ADEM Papua tersebut Forkopimda Kota Blitar juga memberikan cinderamata, bingkisan dan uang pembinaan sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Blitar kepada pelajar Papua yang akan melanjutkan kuliah di Malang dan Jakarta tersebut.

Komentar