Saat Jokowi Singgung Perang Rusia-Ukraina di Depan Anggota Kongres Amerika Serikat
ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam jamuan santap siang bersama pemimpin negara-negara ASEAN yang digelar Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dan Anggota Kongres AS di Capitol Hill, Washington DC, Kamis (12/5).
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyinggung terkait perang antara Rusia-Ukraina. Menurut Jokowi, perang tersebut berdampak pada ekonomi dunia termasuk kenaikan harga pangan, energi dan inflasi.
"Perang di Ukraina menciptakan tragedi kemanusiaan yang luar biasa dan berdampak terhadap ekonomi global" kata Jokowi, dalam keterangan keterangan resmi, dikutip Jumat (13/5).
Jokowi mengatakan, jika hukum internasional tidak dihormati, multilateralisme ditinggalkan dan unilateralisme dikedepankan, maka apa yang terjadi di Ukraina dapat terjadi di wilayah lain, termasuk di Indo-Pasifik.
Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga mengajak Amerika Serikat (AS) untuk menjadi bagian dari upaya menciptakan perdamaian, stabilitas dan kerja sama inklusif yang saling menguntungkan di Indo-Pasifik.
"Sejak 2019, ASEAN telah menyepakati ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, memastikan keberlangsungan perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik. Saya mengajak AS untuk terus menjadi bagian dari jangkar perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik," ujarnya.
Kata Jokowi, ASEAN selama lebih dari 5 dekade menikmati perdamaian dan stabilitas. Negara ASEAN juga bekerja keras membangun arsitektur kawasan yang mengedepankan kerja sama.
"Paradigma win-win diperjuangkan, budaya dialog diperkokoh, kerja sama inklusif dikedepankan, dan hukum internasional dan nilai-nilai multilateral menjadi panglima," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Jokowi juga mengajak AS untuk terus menjadi mitra strategis ASEAN yang saling menguntungkan.
"Kami juga ingin Amerika menjadi mitra strategis ASEAN dalam kerja sama yang inklusif dan saling menguntungkan. Saya yakin kita bersama dapat menyaksikan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik," ajaknya.
Jokowi tengah berkunjung ke AS dalam rangka menghadiri acara KTT Khusus ASEAN-AS sejak Rabu (11/5) lalu. Rencananya, ia akan berada di Negeri Paman Sam hingga Jumat ini.

Komentar