Senin, 08 Juni 2026 | 06:06
NEWS

Lima Polres di Papua Bertatus Siaga Antisipasi Demonstrasi Tolak DOB dan Otsus

Lima Polres di Papua Bertatus Siaga Antisipasi Demonstrasi Tolak DOB dan Otsus
Kericuhan demonstrasi tolak DOB di Papua (Dok Istimewa)

ASKARA - Pihak kepolisian menyiapkan ribuan personel dan menetapkan lima Polres berstatus siaga terkait demonstrasi menolak Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Otonomi Khusus (Otsus) di Papua pada Selasa (10/5) dan Rabu besok (11/5).

Instruksi kesiagaan itu diperintahkan langsung Kapolda Papua melalui surat telegram kepada jajarannya.

"Jadi siap siaga. Kami sudah arahkan masing-masing jajaran untuk tetap siaga mengantisipasi adanya unjuk rasa. Dari hasil laporan tadi, hanya empat atau lima Polres yang dilakukan (siaga)," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Selasa (10/5).

kelima Poles tersebut yang turut mengamankan unjuk rasa berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Deiyai.

Kamal menyebutkan bahwa kepolisian melakukan upaya tersebut untuk mencegah kericuhan seperti pada 2019 lalu.

"Kejadian 2019 jangan sampai terjadi lagi," ucapnya.

Menurut Kamal, dari hasil penyelidikan awal diduga terdapat sejumlah pihak yang berencana untuk menyusupi demonstrasi tersebut.

Polisi sudah mengamankan beberapa orang di wilayah Jayapura. Namun, ia belum dapat merincikan lebih lanjut jumlah orang yang ditangkap itu.

"(Diamankan) Ke Polresta, Polda hanya membackup saja. Itu terkait unjuk rasa atau UU ITE kami masih dalami lebih lanjut," jelas Kamal.

Unjuk rasa ini dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa dan kelompok yang mengatasnamakan dirinya sebagai Petisi Rakyat Papua (PRP). Mereka menolak otonomi khusus jilid 2 dan pemekaran Dearah Otonomi Baru (DOB).

Unjuk rasa sempat berlangsung, namun dibubarkan paksa oleh polisi. 

Sebelumnya diberitakan, tim gabungan dari Polda Papua, Satgas Damai Cartenz dan Polresta Jayapura Kota menangkap Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (PRP) Jefri Wenda di kawasan Perumnas 4 Jayapura, Selasa (10/5).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 12.28 WIT dan langsung dibawa ke Polresta Jayapura Kota untuk diperiksa lebih lanjut. 

“Benar, Jefri Wenda sudah diamankan,” ujar Kaops Satgas Damai Cartenz, Kombes Muhammad Firman. 

Menurut Muhammad Firman, selain Jefri Wenda ada beberapa orang temannya yang diamankan tim gabungan. 

Namun, perwira menengah Polri ini tidak mau mengungkapkan jumlah dan identitas anggota Petisi Rakyat Papua yang ditangkap.  

"Saat ini mereka semua sedang diperiksa di Mapolresta Jayapura Kota," ungkap  Muhammad Firman.

Sebanyak 1.841 personel TNI/Polri dikerahkan membubarkan unjuk rasa menolak daerah otonomi baru (DOB) dan otonomi khusus (otsus) jilid III di Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua.  

Dari 1.841 personel TNI dan Polri yang dikerahkan itu tercatat 1.181 orang yang disiagakan di Kota Jayapura, sedangkan sisanya di Kabupaten Jayapura.

Aparat keamanan berhasil membubarkan para pedemo di beberapa titik yang ada di Distrik Heram dan Distrik Abepura, Jayapura. 

Komentar