Polisi Bekuk 8 Pelaku Pembegalan Anggota TNI di Jaksel, Satu Komplotan
ASKARA - Delapan orang terduga pelaku percobaan pembegalan terhadap anggota TNI di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan akhirnya ditangkap polisi, Senin (9/5).
Sebelumnya, satu dari sembilan pelaku telah ditangkap anggota TNI. Sementara pelaku lain berhasil melarikan diri.
"Total yang ditangkap lagi 8. Jadi sama yang sudah ditangkap sama TNI ada 9 pelaku," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Selasa (10/5).
Dikatakan Budhi, para pelaku ditangkap di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Mereka disebut saling mengenal satu sama lain.
"Panjang prosesnya. Beberapa rangkaian karena ditangkap dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," katanya.
Sebelumnya, Sebanyak sembilan orang pelaku pembegalan mencoba menyerang dua prajurit TNI, pada Sabtu (7/5) lalu.
Kedua prajurit TNI itu berasal dari Batalyon Arhanud 10/ABC Kodam Jaya.
"Dua prajurit TNI saat perjalanan menuju Batalyon Arhanud 10/ABC setelah berbelanja untuk membeli kebutuhan bahan dapur anggota lajang," kata Kapendam Jaya Letkol Dwi Indra Wirawan, dalam keterangannya, Senin (9/5).
Dikatakan Indra, kejadian bermula saat kedua anggota TNI itu melintas di SMPN 29 Jaksel. Tiba-tiba, tiga sepeda motor penjahat jalanan menghentikan kendaraan dua personel TNI itu.
Salah satu pelaku pembegalan melempar batu ke arah anggota, tetapi berhasil dihindari.
"Korban yang merupakan anggota TNI mencoba melakukan perlawanan dengan menendang salah satu motor pelaku hingga terjatuh," ucap Indra.

Komentar