Kamis, 18 Juni 2026 | 01:33
NEWS

Data BPS, Jumlah Pengangguran Turun dan Sisa 8,4 Juta per Februari 2022

Data BPS, Jumlah Pengangguran Turun dan Sisa 8,4 Juta per Februari 2022
Ilustrasi kerja (Picjumbo.com)

ASKARA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Indonesia berkurang hingga 350 ribu orang.

Sebelumnya, pada Februari 2021 jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,75 juta orang dan menjadi 8,4 juta orang pada Februari 2022.

"Secara absolut, jumlah pengangguran turun 350 ribu orang," ungkap Kepala BPS, Margo Yuwono dalam saat keterangan pers virtual, Senin (9/5).

Bersamaan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia juga ikut turun dari 6,26 persen menjadi 5,83 persen pada periode yang sama.

Namun demikian, kata Margo, hal itu belum sepenuhnya pulih dari kondisi sebelum pandemi Covid-19. 

Menurut catatan BPS, jumlah penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 mencapai 19,1 juta orang per Februari 2021. Sementara, per Februari 2022, masih ada 11,53 juta orang yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kondisi tenaga kerja kita membaik pada Februari 2022, tapi belum sepenuhnya pulih seperti sebelum pandemi," katanya.

Margo menjabarkan, penduduk usia kerja yang terdampak pandemi Covid-19 terdiri dari mereka yang bekerja dengan pengurangan jam mencapai 9,44 juta.

Sementara, mereka yang tidak bekerja 580 ribu orang, bukan angkatan kerja 550 ribu orang dan pengangguran 960 ribu orang.

Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran yang merupakan lulusan SMK sebanyak 10,38 persen, SMA 8,35 persen, Diploma IV, S1, S2, dan S3 6,17 persen, Diploma I-III 6,09 persen, SMP 5,61 persen, dan SD ke bawah 3,09 persen.

BPS mencatat jumlah penduduk usia kerja di Indonesia bertambah 3,18 juta menjadi 208,54 juta orang. Dari jumlah ini yang merupakan angkatan kerja sebanyak 144,01 juta orang dan bukan angkatan kerja 64,53 juta orang.

Dari jumlah angkatan kerja, yang bekerja mencapai 135,61 juta orang. Jumlahnya meningkat 4,55 juta orang.

Komentar