Pemerintah Harus Simak Saran Taufik Hidayat soal Sutjiati Kelanaritma Narendra yang Gagal ke SEA Games 2021
ASKARA - Legenda Bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat merespons polemik yang menimpa pesenam muda Tanah Air, Sutjiati Kelanaritma Narendra yang tidak bisa berangkat ke SEA Games 2021.
Sutjiati mengungkapkan kesedihannya usai gagal berangkat ke Vietnam dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Perempuan blasteran Amerika-Indonesia kelahiran 13 Februari 2004 itu mengaku sedih karena dirinya tidak didukung berangkat ke SEA Games meski menggunakan uang pribadi.
Taufik, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 mengaku sedih mendengar curahan hati pesenam ritmik muda Indonesia itu yang tidak bisa berangkat ke SEA Games 2021.
Menurut Taufik, pemerintah seharusnya membiarkan berangkat menggunakan uang pribadinya dengan beberapa perjanjian.
"Seharusnya biarkan berangkat dengan beberapa perjanjian. Pada era saya juga ada hal seperti itu berangkat dengan dana pribadi dan saya membuat perjanjian dengan mereka," ungkap Taufik, di kawasan Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (15/4).
Sutjiati Kelanaritma Narendra sedikit kecewa seusai tidak bisa berangkat ke turnamen akbar olahraga antarnegara di Asia Tenggara itu.
Meski berpeluang mendulang prestasi, wanita berusia 18 tahun itu tetap tidak dilirik untuk berangkat ke Vietnam pada awal Mei mendatang.
Dalam keluhannya, Sutjiati mengaku pemerintah tidak memiliki dana untuk memberangkatkannya serta tidak mengizinkan dirinya turun.
Sejatinya prestasi yang ditorehkan Sutjiati lumayan apik di dunia senam ritmik dengan meraih dua medali emas dan satu perak pada PON XX Papua 2021 untuk kontingen Lampung.
Tidak hanya itu, di level internasional, dia pernah berlaga di Asian Championship dan First Junior World Championship pada 2019.
Senam ritmik tidak masuk ke dalam daftar olahraga yang didaftarkan KOI untuk berangkat ke SEA Games 2021.
Mayoritas cabang olahraga yang diberangkatkan ke SEA Games merupakan prioritas untuk bisa mendulang medali serta punya prospek meraih prestasi pada Olimpiade Paris 2024. (jpnn)

Komentar