Kamis, 23 Juli 2026 | 14:10
NEWS

Cegah Kelangkaan, Polres Blitar Perketat Pengawasan Penjualan BBM Bersubsidi

Cegah Kelangkaan, Polres Blitar Perketat Pengawasan Penjualan BBM Bersubsidi
Antrean BBM (Dok Istimewa)

ASKARA - Untuk mengantisipasi adanya penyelewengan BBM bersubsidi pasca-naiknya harga BBM non-subsidi, Polres Blitar memperketat pengawasan sejumlah SPBU yang ada di wilayah hukumnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan dan panic buying BBM jenis Pertalite.

"Untuk mengantisipasi adanya lonjakan pembelian BBM jenis pertalite pasca-adanya kenaikan harga BBM jenis pertamax. Kami dari Polres Blitar saat ini meningkatkan pemantauan di lapangan terkait distribusi BBM di wilayah Kabupaten Blitar," ujar Kabag Ops Polres Blitar, Kompol Hery Kusnanto, Rabu (6/4). 

Sebagaimana diketahui, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp12.500 per liter mulai 1 April 2022. Sedangkan harga Pertalite masih tetap di angka Rp7.650 per liter.

Polres Blitar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM jenis Pertalite pasca kenaikan harga Pertamax. Karena hal ini justru dapat memicu adanya kelangkaan BBM.

Ada 24 SPBU yang dipantau di wilayah hukum Polres Blitar. Usai harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax naik, permintaan BBM subsidi terindikasi mengalami peningkatan.

"Tentunya Polri akan melakukan penindakan hukum apabila terdapat penyimpangan yang dilakukan, seperti penimbunan BBM dan lain sebagainya," pungkas Hery.

Komentar