Kamis, 04 Juni 2026 | 06:29
NEWS

Jokowi: Pembangunan IKN Nusantara Tidak Mudah, Butuh Waktu 15-20 Tahun

Jokowi: Pembangunan IKN Nusantara Tidak Mudah, Butuh Waktu 15-20 Tahun
Ritual Kendi Nusantara di Titik Nol IKN Nusantara (Dok Youtube Setpres)

ASKARA - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditargetkan rampung dalam tempo 15-20 tahun ke depan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan ibu kota baru adalah hal yang tidak mudah.

Dia berharap, Otorita IKN Nusantara bisa gesit dalam bekerja. Dengan demikian, proses pembangunan infrastruktur dasar kota baru tersebut segera rampung.

"Ini kan sebuah pekerjaan yang raksasa besarnya, ini pekerjaan besar sekali. Jadi dan juga bukan pekerjaan mudah, ini pekerja rumit, memang butuh waktu yang panjang. Perkiraan kita 15-20 tahun baru bisa diselesaikan," ungkap Jokowi dalam siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (15/3).

Dikatakan Jokowi, pemerintah butuh dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan pembangunan IKN Nusantara. Seluruh komponen bangsa pun diminta mendukung kebijakan ini.

Jokowi menyampaikan, pemindahan ibu kota negara sebagai upaya pemerintah meratakan pembangunan. Menurutnya, ibu kota negara baru di Kalimantan akan mengurangi beban kepadatan penduduk dan ekonomi di Pulau Jawa.

"Yang paling penting adalah perpindahan ini untuk pemerataan, untuk keadilan karena kita memiliki 17 ribu pulau yang 56 persennya ada di Jawa, 156 juta populasi Indonesia ada di Pulau Jawa, padahal kita punya 17 ribu pulau," kata dia.

Jokowi mengatakan, IKN Nusantara akan dibangun dengan konsep kota hutan. Ibu kota negara baru akan berdiri di atas hutan dengan memprioritaskan keberlanjutan lingkungan hidup.

Jokowi menegaskan pemerintah tidak akan membabat hutan Kalimantan untuk pembangunan IKN Nusantara. Pemerintah, ucapnya, justru akan merehabilitasi hutan-hutan yang sudah rusak.

"Yang mau kita lakukan adalah rehabilitasi hutan maupun reklamasi bekas-bekas tambang yang ada. Memang banyak sekali hutan yang dirambah masyarakat dan sebagian sudah harus diperbaiki dan direhabilitasi," tandasnya.

Komentar