Selalu Ada Orang-orang Baik Ditemui dalam Perjalanan Tim JKW-PWI
Periksa Kesehatan di Praktek Dokter Maria D Tionardi
ASKARA - Dengan mengendari dua motor Kawasaki W 175 dan dua KLX keempat anggota tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-PWI yang terdiri dari Indrawan Ibonk, Sonny Wibisono, Aji Tunang Pratama dan Yanni Krishnayanni meninggalkan penginapan untuk melakukan pengecekan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan menyusuri daratan Flores, NTT, Jumat pagi (25/2).
Sesuai petunjuk dari Jakarta, tempat praktek yang direferensikan adalah milik dr Maria D Tionardi di Jalan Eltari No 38, Kelurahan Pitak, Ruteng.
Tepat pukul 08.10 tim sudah tiba di tempat praktek dr Maria. Tidak lama kemudian, di halaman tempat praktek dan sekaligus apotek tampak masyarakat mulai berdatangan untuk ikut antre berobat.
Yanni Krishnayanni menjadi pasien pertama yang diperiksa. Setelah memasang alat tensi di lengan, dan dilakukan pemeriksaan, dokter Maria mengatakan jika tensi Yanni lumayan tinggi 160, namun masih aman karena bawahnya 80.

"Tidak perlu obat, cukup tambahkan istirahat, hanya lelah dalam perjalanan," kata dr Maria yang merupakan lulusan Unika Atma Jaya Jakarta angkatan 1985.
Aji menjadi pasien berikutnya dengan hasil tensi sangat bagus. Kemudian diurutan ketiga Indrawan Ibonk hasil tensi juga cukup bagus. Giliran Sonny tensinya tampak agak lebih tinggi dari Yanni.
"Pak Sonny apakah sudah ada obat untuk darah tinggi?" tanya dokter Maria dengan ramah.
"Untuk darah tinggi belum punya dok," jawab Sonny.
"Oke, saya beri obat khusus untuk Pak Sonny dengan dosis yang paling ringan ya, dan cukup 1 kali sehari dikonsumsi setelah makan. Selain itu saya beri vitamin C untuk semua anggota tim, supaya kesehatan bisa terjaga, ini ada tambahan kue dan nasi bungkus untuk bekal perjalanan," tambah dokter Maria.
Melihat kebaikan dokter Maria, Yanni Krisnayanni merasa kebaikan orang-orang yang ditemui dalam perjalanan menjadi sesuatu yang mengharukan.
"Di manapun kami berjumpa dengan orang-orang yang baik hati, akhirnya dapat menjadi saudara kami walaupun tidak sedarah sekandung," ucap Yanni.
Diungkapkannya, mulai dari Sumatra, Bangka, Batam, Tanjung Pinang, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur sebagai propinsi ke-25 ini, selalu ada saja keluarga baru yang ikut mewarnai perjalanan tim JKW-PWI.

"Kehangatan yang ditemukan membuat tidak terasa sudah menginjak 4 bulan meninggalkan keluarga dalam perjalanan menguntai mutiara Nusantara ini," ujar Indrawan Ibonk.
"Semoga damai mewarnai negeri Indonesia yang beraneka suku dan bahasa juga agama, seperti yang kami rasakan, tidak ada yang membedakan kami saat kami berkunjung ke pulau-pulau yang sudah kami datangi," timpal Aji Tunang Pratama.
Sonny Wibisono berharap semua orang-orang yang ditemui dan menyambut dengan tangan terbuka mendapatkan anugerah dari Tuhan, diberikan kesehatan dan berkah hidup dengan lancar.
"Damai untuk kebersamaan, toleransi menjadi kunci negeri kita untuk ber-Bhineka Tunggal Ika," tandas Sonny.

Komentar