Minggu, 07 Juni 2026 | 21:06
NEWS

Viral, Mantan Caleg PKS Sebut Ibu Kota Baru Sebagai Tempat Jin Buang Anak

Viral, Mantan Caleg PKS Sebut Ibu Kota Baru Sebagai Tempat Jin Buang Anak
Dedy Mulyadi diduga hina kalimantan (Dok tangkapan layar)

ASKARA - Sebuah video yang menayangkan seorang mantan calon legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diduga menghina Kalimantan viral di media sosial.

Video tersebut diunggah akun Instagram @info_etam pada Minggu (23/1). 

"Jangan Lupa Pak, Kalimantan Bisa Berdiri Sendiri Tanpa Pulau Lain. Kalo Pulau Bapak Bisa Apa tanpa Kalimantan," tulis keterangan akun tersebut.

Dalam video terlihat Edy Mulyadi tengah menggelar konferensi pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim).

"Bisa memahami nggak, ini ada tempat elite punya sendiri yang harganya mahal punya gedung sendiri lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak," ungkap Edy Mulyadi.

Dalam pernyataannya, Edy Mulyadi menyampaikan lokasi IKN di Kalimantan adalah tempat jin membuang anak. 

Kata dia, orang-orang tidak akan mau membangun di Kalimantan, karena pasar di Kalimantan hanya Genderuwo dan Kuntilanak.

"Pasarnya siapa, kalau pasarnya kuntilanak genderuwo ngapain gua bangun di sana," ujarnya.

Dalam video tersebut, secara terang-terangan Edy juga menyebut jika seseorang tinggal di Gunung Sari, Jakarta, tidak akan mau pindah ke Penajam, Kalimantan, dan beli rumah di sana untuk pindah ke Ibu Kota Baru.

"Mana mau?” ucapnya.

Sontak video pendek tersebut mendapatkan respons negatif dari para netizen tanah air. Para netizen beramai-ramai mengecam tindakan Edy yang diduga menghina Kalimantan.

Komentar