Vaksinasi di Indonesia Capai 281 Juta Dosis, Jokowi Sempat Khawatir
ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, cakupan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air saat ini sudah mencapai 281 juta dosis suntikan.
Menurut Jokowi, pencapaian angka tersebut bukan hal yang mudah.
Pada awalnya, Jokowi mengaku khawatir target vaksinasi di Indonesia tidak akan tercapai pada akhir tahun 2021.
"Ternyata tadi pagi saya cek sudah berada di angka 281.299.690 dosis," ungkap Jokowi, saat meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia dalam siaran di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1).
"Hati-hati 280 juta dosis yang disuntikkan itu bukan barang yang mudah, menyuntik 280 juta kali dalam waktu 1 tahun bukan barang yang mudah," ujarnya.
"Karena geografi kita yang harus vaksinasi dengan perahu, vaksinasi dengan naik sepeda motor, jalan kaki ke atas gunung bukan sesuatu yang mudah," sambung Jokowi.
Selain itu, Jokowi menyampaikan cakupan vaksinasi anak sudah mencapai 3,8 juta. Diungkapkan Jokowi, saat ini dosis pertama vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah hampir 80 persen.
"Vaksinasi anak kita juga sudah mencapai 3,8 juta dan hari ini dosis yang pertama sudah 79,6 persen, dosis kedua 54,8 persen. Dan untuk ibu kota-ibu kota provinsi, kota-kota besar yang interaksi masyarakatnya tinggi juga sudah di atas 70 persen dan 27 provinsi telah mencapai target dosis pertama di atas 70 persen," terang Jokowi.
Jokowi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu program vaksinasi. Jokowi menegaskan kerja sama merupakan modal bangsa Indonesia.
"Ini kerja keras kita semuanya. Pemerintah pusat pemerintah daerah, TNI, Polri, BIN, seluruh perusahaan-perusahaan swasta besar maupun menengah, kecil semua bergerak, ormas bergerak, modal kita ada di situ. Kebersamaan gotong royong inilah modal kita," tandas Jokowi.

Komentar