Senin, 08 Juni 2026 | 15:32
NEWS

Menkes Umumkan Pasien Pertama Positif Covid-19 Varian Omicron

Menkes Umumkan Pasien Pertama Positif Covid-19 Varian Omicron
Ilustrasi covid-19 (Dok Pixabay)

ASKARA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan varian baru Covid-19 Omicron telah terdeteksi masuk ke Indonesia, pada Rabu malam (15/12). 

Dikatakan Budi Gunadi, pasien pertama yang terinfeksi Omicron itu kini berada di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Saya ingin menginformasikan perkembangan terbaru. Kemenkes tadi malam mendeteksi pasien inisial N terkonfirm Omicron pada 15 Desember 2021. Data-data sudah kami konfirmasi dan ini sudah data sequencing omicron," ungkap Budi Gunadi, Kamis (16/12).

Budi mengatakan, N adalah pembersih di Wisma Atlet. Pada 8 Desember 2021, sample rutin diambil di Wisma atlet kemudian dikirimkan ke Kemenkes untuk Whole Genome Sequences (WGS).

"Kami terima 10 Desember dan kami lihat ada 3 pekerja pembersih di Wisma atlet positif PCR, tapi positif Omicron 1 orang. Jadi ada 3 pekerja pembersih di Wisma Atlet, positif PCR, dikirim ke Balitbangkes untuk WGS dan tanggal 11 Desember, hasilnya 1 dari 3 positif omicron, yang duanya tidak," tambahnya.

Budi memastikan ketiga orang ini tanpa gejala jadi mereka masih sehat tidak ada demam dan batuk. Mereka bertiga juga dipastikan sudah dites PCR kembali.

"Karena tes pertama 8 Desember, dan tes PCR kedua sudah negatif," ucap Budi.

Budi memastikan, pasien yang positif Covid-19 Omicron itu sudah negatif semua setelah kembali dites PCR.

"Ketiga pasien ini dikarantina di Wisma atlet tanpa gejala, mereka sudah diambil PCR kedua dan hasilnya negatif semua," tegas Budi.

Di luar pasien ini, Kemenkes juga mendeteksi 5 orang probable Omicron. Kemenkes mendeteksi ada 5 kasus, dua kasus adalah WNI yang baru kembali dari Amerika Serikat (AS) dan saat ini sedang diisolasi di Wisma Atlet..

"3 kasus lainnya WNA China di Manado dan sekarang sudah diisiolasi," kata Budi.

"Sekali lagi 5 orang ini masih probable karena baru dites PCR dengan marker khusus, dan samplenya sedang dikirim ke balitbangkes. Kita harap 3 hari ke depan sudah keluar hasilnya. Itu update terakhir kasus Omicron," pungkas Budi Gunadi.

Komentar