Senin, 17 Januari 2022 | 14:07
NEWS

Vaksin Nusantara Panggil 1.600 Relawan untuk Lanjutkan Uji Klinis ke Fase 3

Vaksin Nusantara Panggil 1.600 Relawan untuk Lanjutkan Uji Klinis ke Fase 3
Ilustrasi menunggu Vaksin Nusantara (Dok Instagram @doktersam)

ASKARA - Tim peneliti Vaksin Nusantara memperkirakan akan banyak relawan yang mendaftar menjadi relawan jika uji klinis fase 3 vaksin besutan Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto itu mulai dibuka.

Tim peneliti Vaksin Nusantara membutuhkan setidaknya sebanyak 1.600 relawan untuk melakukan uji klinis fase 3. 

"Relawan saya kira kalau dibuka pasti banyak yang mendaftar, cuma belum tentu eligible karena banyak sekarang yang sudah divaksin," ujar Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara, Kolonel dr Jonny Sp. PD, K.GH M.Kes, MM, CAPD saat berbincang dengan Askara, Sabtu (20/11).

Pasalnya, kata dr Jonny, pihaknya membutuhkan relawan yang belum mendapatkan vaksinasi dari vaksin konvensional. Sementara, saat ini sudah banyak masyarakat yang mendapatkan vaksinasi dari vaksin konvensional pemerintah.

"Saya kira begitu oke (dimulai uji klinis,red), saya kira untuk cari 1.600 relawan nggak sulit. Cuma mungkin di kota besar agak sulit di perdesaan masih banyak yang belum divaksin. Di kota besar sudah banyak yg divaksin karena jadi syarat," tutur dr Jonny.

Pihaknya, kata dr Jonny, juga berterima kasih kepada banyak pihak yang saat ini masih menunggu untuk mendapatkan Vaksin Nusantara. 
 
"Iya, itu kan dukungan masyarakat, kita sangat berterima kasih cuma kita lagi nunggu dari pemerintah (untuk uji klinis fase 3,red)," ucapnya.

Intinya, tambah dr Jonny, pihaknya tinggal menunggu keputusan dari pemerintah terkait Memorandum of Understanding (MoU) antara Kasad, BPOM dan Kemenkes. 

"Jadi intinya semua (keputusan,red) dari pemerintah saja. Tinggal MoU dicabut uji klinisnya boleh dilanjutkan kita bisa lanjut," imbuhnya.

Sebelumnya, pada uji klinis fase satu, kata dr Jonny, mendapatkan hasil yang sangat baik dan dari segi keamanan tidak ada yang bermasalah dengan Vaksin Nusantara. 

Demikian juga dengan fase dua yang dilakukan untuk mencari dosis penyuntikan ke dalam tubuh seseorang.

"Efikasi Vaksin Nusantara sementara di uji klinis fase II yang kita ikuti 97 persen," tandasnya.

Sementara, salah satu Pendiri Kelompok Obrolan Inspiratif Beranda Ruang Diskusi, Dar Edi Yoga mengungkapkan, dalam sebuah perbincangan dengan Tim Vaksin Nusantara, vaksin besutan Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto itu memiliki tingkat efikasi 97 persen selama 7 bulan usai uji klinis tahap 2 beberapa waktu lalu. 

"Artinya, kalau vaksin lain (konvensional) menurun efikasinya hingga 30% bahkan di bawah itu, lain halnya dengan Vaksin Nusantara yang tetap tinggi dan disuntikkan sekali seumur hidup," kata Dar Edi Yoga.

Banyak pihak yang menunggu izin resmi penggunaan Vaksin Nusantara. Tercatat, saat ini telah ratusan ribu relawan mendaftarkan diri untuk mengikuti uji klinis tahap tiga.

"Terkait uji klinis tahap tiga, Tim Vaksin Nusantara akan Memanggil Relawan," ujar Dar Edi Yoga.

Walaupun demikian, jelas Dar Edi Yoga, Tim Peneliti Vaksin Nusantara hanya membutuhkan sebanyak 1.600 relawan saja. Dan bila tiba saatnya akan diumumkan secara resmi kapan dilaksanakannya. 

Komentar