Kamis, 04 Juni 2026 | 11:57
NEWS

Calon Panglima TNI Minta Maaf kepada Komisi I DPR, Uji Kelayakan Digelar Hari Sabtu

Calon Panglima TNI Minta Maaf kepada Komisi I DPR, Uji Kelayakan Digelar Hari Sabtu
Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

ASKARA – Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi I DPR RI, Sabtu (6/11/2021). 

Di awal pemaparannya, Andika Perkasa meminta maaf kepada Komisi I DPR karena uji kelayakan digelar hari Sabtu. 

"Pertama-tama saya mohon maaf karena hari Sabtu. Hari Sabru harusnya libur, bapak ibu harus bekerja," kata Andika di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan. 

"Jadi saya mohon maaf sebesar-besarnya," lanjut Andika. 

Andika kemudian memaparkan visi dan misi kurang lebih 10 menit secara terbuka. 

Setelah itu, rapat dinyatakan tertutup untuk mendalami visi dan misi calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Kompak Kenakan Seragam Hijau

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI tampak kompak mengenakan baju berwarna hijau army saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid bersama sejumlah pimpinan serta anggota Komisi I DPR RI terlihat kompak memgenakan baju berwarna hijau army.

Sejumlah Anggota Komisi I juga terlihat berfoto bersama Jenderal Andika sebelum acara tersebut dimulai.

Uji kelayakan dan kepatutan Jenderal Andika Perkasa sendiri di ruang rapat Komisi I DPR RI. Berdasarkan agenda, mekanisme fit and proper test, acara akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembukaan oleh Ketua Rapat yakni Ketua Komisi I DPR RI, namun acara sendiri terlambat 10 menit sehingga baru dimulai pukul 10.10 WIB.

Selanjutnya calon Panglima TNI akan menyampaikan visi dan misi secara terbuka, tetapi penyampaian strategi dan kebijakan dilaksanakan secara tertutup dengan alokasi waktu kurang lebih selama 30 menit.

Semua forum setelahnya akan berlangsung secara tertutup. Setiap fraksi diberikan waktu masing-masing sekitar 7 menit untuk melontarkan pertanyaan.

Calon Panglima TNI memiliki waktu sekitar 20 menit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Komentar