Selasa, 30 November 2021 | 13:12
JAYA SUPRANA

Perempuan Pertama Menjadi Panglima TNI

Perempuan Pertama Menjadi Panglima TNI
Jaya Suprana (Dok Pribadi)

Di tengah suasana tegang menunggu keputusan Presiden tentang siapa yang dianggap layak diangkat menjadi Panglima TNI yang baru menggantikan yang lama mendadak muncul di kawasan medsos yang di-share oleh sahabat merangkap Mahaguru Kearifan Jawa saya, Eddi Hariyadhi sebuah pemberitaan dengan judul dahsyat “Baru kali ini Panglima TNI akan dijabat oleh Seorang Wanita”

Hal ini diketahui pada saat seorang wartawan menanyakan langsung kepada presiden Jokowi  “Pak Presiden, sehubungan dengan Panglima TNI sebentar lagi akan memasuki masa pensiun, siapakah yang akan menggantikan beliau?”. Presiden tegas menjawab “Mbok Sabar !”.
 
Anugerah Humor Nasional 

Sebagai pendiri Pusat Studi Humorologi dan pendiri Perhimpunan Pencinta Humor serta penggagas Hari Humor Nasional yang diproklamirkan oleh putri bungsu Gus Dur, Inaya Wahid disaksikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD dan Gus Mus pada 7 September 2021, saya merasa berhak bahkan berwenang sambil bertanggung-jawab untuk menominasikan berita hebat tentang perempuan Panglima TNI sebagai penerima Anugerah Suprana yang Insya Allah akan dimaklumatkan pada Hari Humor Nasional 2022 bersamaan dengan perayaan kelahiran Gus Dur yaitu 7 September. 

Untuk ke sekian kali secara tak terhingga, berita dahsyat tentang perempuan Panglima TNI  itu merupakan bukti tak terbantahkan mengenai betapa dahsyat  kreatifitas bangsa Indonesia menciptakan lelucon yang benar-benar khas Indonesia tanpa ada duanya di marcapada karena berita semacam itu mustahil dapat dimengerti oleh bangsa lain yang tidak mengerti semantika serta sintaks khas bahasa Indonesia serta tradisi pemilihan mau pun pemecatan Panglima TNI yang di Indonesia merupakan hak prerogatif presiden Indonesia. 

Anugerah Muri

Di sisi lain, akibat terkecoh berita humor itu tim pencari fakta rekor MURI sebenarnya sudah merencanakan akan memberi anugerah MURI kepada perempuan pertama yang menjadi Panglima TNI. 

Sungguh sangat amat disayangkan bahwa  MURI dengan sangat menyesal dan kesal terpaksa membatalkan atau Insya Allah hanya menunda rencana anugerah MURI kepada perempuan pertama menjadi Panglima TNI yang belum pernah terjadi di Indonesia bahkan di seluruh negara di planet bumi ini akibat TNI memang hanya ada di Indonesia. Terpaksa MURI juga harus Mbok Sabar.

Komentar