Selasa, 09 Juni 2026 | 02:47
COMMUNITY

Neng Ratu, Siswi SMAN 2 Serang yang Sikapi Pandemi dengan Berdagang Tanaman Hias

Neng Ratu, Siswi SMAN 2 Serang yang Sikapi Pandemi dengan Berdagang Tanaman Hias
Ratu Alisya Maharani (Dok Istimewa)

ASKARA - Usaha tanaman hias dan perlengkapan taman lainnya bisa dibilang bisnis yang tidak terpengaruh oleh keadaan yang sulit secara ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini. Bahkan, bisnis ini sempat booming di berbagai daerah.

Terlebih pada masa awal pandemi, di mana kegiatan masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari baik yang bekerja kantoran dan yang bekerja di berbagai sektor dibatasi oleh peraturan yang melarang masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah. 

Hal itu membuat masyarakat banyak beralih dengan mengisi waktu luang di rumah masing masing. Salah satunya yaitu berkebun dan memelihara tanaman hias di pekarangan sendiri.

Hal ini yang membuat bisnis tanaman hias sangat diminati. Para pebisnis tanaman hias meraup banyak keuntungan dari situasi ini. Baik yang berusaha di lapak tanaman maupun yang berusaha lewat penjualan online. Di mana pun, di setiap daerah hampir semua mengalami masa masa jayanya.

Tak terkecuali dengan pebisnis baru yang memanfaatkan peluang dari situasi ini. Sebut saja Ratu Alisya Maharani, Siswi SMAN 2 Kota Serang, Banten. Semenjak tahun lalu bersama orang tuanya membuka Lapak Tanaman Hias "Graha Bunga" di Gerbang 2 perumahan Taman Graha Asri, Serang.

Ratu Alisya Maharani memulai usahanya sejak awal pandemi, khususnya secara online. Produk yang dijual adalah pot tanaman, tanaman hias dan rak tanaman. Lama kelamaan, dengan memanfaatkan lahan kosong, ia membuka lapak tanaman hias sendiri.

"Alhamdulilah sudah banyak pelanggan semenjak setahun mulai usaha," ungkap Ratu Alisya Maharani, yang akrab disapa Neng Ratu.

Bersama ibu dan Kakak lelakinya, Tb. Gustian yang mahasiswa jurusan agribisnis semester pertama Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Neng Ratu berusaha membesarkan usahanya.

"Insya Allah jika Allah SWT mengizinkan akan memperluas usaha dan mencari tempat yang baru untuk lebih serius di bisnis ini. Yang penting jangan merasa malu main kotor-kotoran," katanya.

Di lapaknya, terdapat banyak jenis tanaman hias. Hampir semua jenis tanaman hias ada, sama seperti di lapak lain. Hanya tempatnya saja yang lebih kecil. Juga tersedia berbagai macam bentuk jenis pot tanaman dan pupuk.

"Waktu mulai Covid-19 kan sekolah belum boleh masuk hanya lewat daring, jadi lebih banyak membantu ibu berdagang tanaman hias bersama kakaknya," ibunya, Julita Ningsih bercerita.

Memperoleh pengalaman, meningkatkan kekuatan mental, agar kelak lebih yakin dan percaya diri dalam menjalankan usaha yang lebih besar, itulah yang dipupuk Neng Ratu saat ini.

 

 

Komentar