Kamis, 04 Juni 2026 | 09:52
NEWS

Taliban Kuasai Afganistan, Fadli Zon: Tak Perlu Ketakutan Apalagi Menghidupkan Ada Jaringan Terorisme di Indonesia

Taliban Kuasai Afganistan, Fadli Zon: Tak Perlu Ketakutan Apalagi Menghidupkan Ada Jaringan Terorisme di Indonesia
Fadli Zon (Instagram)

ASKARA - Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait pengambilalihan pemerintahan Afganistan oleh Taliban. 

Fadli Zon mengatakan, sejumlah pihak tidak perlu sengaja menghidup-hidupkan isu Taliban dengan menyebut akan ada jaringan terorisme baru.

"Kita tidak perlu ketakutan, apalagi berusaha menghidup-hidupkan kembali bahwa akan ada jaringan terorisme di Indonesia akibat kemenangan Taliban ini," ujar Fadli Zon, dalam video di kanal YouTube Fadli Zon Official dikutip, Jumat (27/8). 

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, pendekatan yang dilakukan oleh Taliban sekarang ini lebih cenderung pendekatan politik yang menginginkan adanya solusi politik, bukan pendekatan militer seperti yang disebutkan.

"Jadi pendekatan Taliban sekarang ini, lebih banyak pendekatan politik, yaitu menginginkan adanya political settlement atau solusi politik, bukan pendekatan militer," katanya.

Sementara itu, dalam acara Mata Najwa Fadli Zon menilai tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari fenomena kemenangan Taliban di Afghanistan.

Awalnya, Najwa SHihab mengungkit soal temuan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). BNPT menyatakan berdasarkan pemantauan mereka, ada pihak-pihak yang menggalang simpati atas isu Taliban.

“Jadi ini sesuatu yang memang wajar, layak diwaspadai,” tanya Najwa ke Fadli Zon.

Menjawab hal itu, Fadli Zon menyatakan bahwa di era informasi yang terbuka saat ini, pihak yang bisa dipercaya adalah diri sendiri. Dia juga membantah adanya konfrontasi antara Islam dengan Pancasila di Indonesia.

Islam di Indonesia sudah mengalami suatu proses yang cukup panjang. Dan harus tidak boleh dicurigai seperti itu lagi," ujarnya.

Kemudian Najwa kembali mengungkit soal adanya aksi-aksi teror di Indonesia.

“Faktanya kita melihat ada beragam aksi teror,” ujar Najwa ke Fadli Zon.

“Kita harus melihat juga aksi teror itu aksi teror beneran atau bikinan,” jawab Fadli Zon.

Najwa kemudian menanyakan maksud Fadli Zon soal aksi teror buatan.

Tak menjawab secara jelas aksi yang mana, Fadli Zon menyampaikan sejumlah referensi terkait aksi teror buatan atau settingan.

“Kan banyak ada buku-buku yang mengatakan, di Amerika sendiri ada teror factory, ada pabrik teror yang memang diciptakan untuk military industrial complex, untuk anggaran dan sebagainya,” terang Fadli Zon.

“Jadi kita harus mencegah, bahwa potensi itu pasti ada,” tandasnya.

 

Komentar