Selasa, 28 September 2021 | 11:24
COMMUNITY

Peringatan Dua Abad Kemerdekaan Republik Peru

Peringatan Dua Abad Kemerdekaan Republik Peru
Dua Abad Kemerdekaan Republik Peru

ASKARA - Kedutaan Besar Peru di Indonesia akan menyelenggarakan serangkaian acara peringatan sebagai bagian dari peringatan Dua Abad kemerdekaannya. Kegiatan ini akan memperingati Proklamasi Kemerdekaan Peru pada tanggal 28 Juli 1821.

Peru, merupakan negara Amerika Selatan yang menghadap ke Samudra Pasifik dan rumah bagi peradaban kuno, terkenal di dunia karena Machu Picchu, benteng Inka yang dinobatkan sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru.

Deklarasi kemerdekaan Peru pada tahun 1821 merupakan peristiwa penting dalam sejarah di benua Amerika. Ini berkontribusi untuk menghilangnya kekuatan kolonial Spanyol di Amerika Selatan - yang kursi utamanya terletak di Lima, ibu kota Peru saat ini -, dalam proses yang pasti berakhir pada tahun 1824 dengan kekalahan pasukan militer Spanyol yang tersisa di Andes Peru. Dengan cara ini, Peru dan republik Amerika Latin lainnya yang baru lahir memastikan kemerdekaan mereka dari bekas kerajaan Spanyol.

Serangkaian acara sedang diselenggarakan di Indonesia untuk memperingati peristiwa bersejarah tersebut. Yang pertama telah berlangsung di SDN Menteng 02 (Sekolah “Republik Peru”) pada 22 Juli 2021 lalu. Sehubungan dengan pandemi Covid-19, telah diadakan perayaan simbolis, termasuk peresmian prasasti peringatan dan kegiatan virtual dengan para siswa sekolah.

Acara kedua akan diadakan pada 28 Juli 2021 di Monumen Nasional Indonesia (Monas), di mana akan diterangi dengan warna bendera Peru (merah putih).

Acara ketiga adalah upacara formal untuk Hari Kemerdekaan Peru. Sekali lagi, dalam rangka pencegahan Covid-19, upacara akan digelar secara virtual dan disiarkan langsung pada 28 Juli 2021, dari Kediaman Kedutaan Besar Peru. Mewakili Pemerintah Republik Indonesia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Y.M. Ibu I Gusti Ayu Bintang Darmawati, akan menyampaikan ucapan selamat pada acara tanggal penting ini. Selain itu, upacara tersebut akan mencakup pertunjukan budaya terkemuka yang memamerkan makanan, budaya, tradisi, sejarah Peru, serta pertunjukan musik dan tarian langsung yang menghadirkan tiga tarian tradisional Peru, yaitu El Condor Pasa, Valicha dan Cilulo.

Dalam hal ini, Kuasa Usaha a.i. Kedutaan Besar Peru di Indonesia, Bapak Francisco Gutiérrez Figueroa menekankan bahwa rangkaian acara peringatan ini akan mempererat hubungan diplomatik antara Peru dan Indonesia.

Peru memandang Indonesia sebagai salah satu negara kunci di kawasan Asia-Pasifik dan secara konsisten menyoroti keinginan kuat untuk meningkatkan dan mengembangkan hubungan bilateral lebih lanjut.

Pendirian Kedutaan Besar Peru di Jakarta pada tahun 1992 dan Kedutaan Besar Indonesia di Lima pada tahun 2002 melambangkan komitmen kedua negara untuk kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan. Hubungan bilateral di bidang politik berorientasi sangat baik dan diwujudkan dalam bentuk saling mendukung dalam pencalonan calon di organisasi internasional dan dalam kontak antar pemerintah di berbagai tingkatan.

Secara komersial, hubungan bilateral juga membuahkan hasil. Selama periode 2020-Mei 2021 total perdagangan kedua negara meningkat 50,08% dari USD 95,7 juta menjadi USD 143,6 juta. Neraca perdagangan meningkat 58,69% dari USD 50,4 juta menjadi USD 79,99 juta. Ekspor Indonesia ke Peru meningkat 53,05% dari USD 73 juta menjadi USD 111,8 juta; dan ekspor Peru ke Indonesia meningkat 40,49% dari USD 22,6 juta menjadi USD 31,8 juta.

Produk pertanian dan manufaktur adalah barang perdagangan utama antara kedua negara. Ekspor Peru diwakili oleh biji kakao, anggur segar, tepung ikan, kalsium fosfat alami dan produk manufaktur. Di sisi lain, Indonesia mengekspor kendaraan dan suku cadangnya ke Peru, kertas, alas kaki dan produk tekstil.

Perjanjian perdagangan bilateral yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh kedua belah pihak, diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan neraca perdagangan antara Indonesia dan Peru.

Dalam hal investasi, PT AJE Indonesia adalah perusahaan yang berakar dari Peru. Perusahaan AJE, yang berbasis di Lima, Peru, didirikan pada tahun 1988 oleh keluarga Añaños-Jerí dari Ayacucho, Peru. Di Indonesia didirikan pada tahun 2010 dan lini bisnisnya meliputi pembuatan minuman ringan dan air berkarbonasi. Terkenal dengan merk BIG COLA, PT AJE Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di seluruh nusantara. PT AJE Indonesia milik Grup AJE yang beroperasi di Peru, Ekuador, Republik Dominika, Venezuela, Meksiko, Kosta Rika, Guatemala, Honduras, El Salvador dan Thailand.

Peningkatan kerjasama antara Peru dan Indonesia didasarkan pada pengembangan potensi kedua negara dan didasarkan pada kemitraan bilateral yang saling menguntungkan. Indonesia dan Peru memiliki misi yang sama untuk meningkatkan hubungan dengan mitra regional. Dalam hal ini Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Peru dengan kawasan Asia khususnya dengan anggota ASEAN.

Komentar