Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:24
NEWS

Data Satgas: Prokes di Warung Makan Masih Rendah

Data Satgas: Prokes di Warung Makan Masih Rendah
Dewi Nur Aisyah (Dok BNPB)

ASKARA - Tingkat kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan (prokes) di warung makan atau kedai masih rendah. Data tersebut diungkapkan Satgas Covid-19.

“Dengan kepatuhan yang rendah yang paling banyak kita temukan itu biasanya di warung makan atau kedai,” ujar Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (29/7). 

Tingkat kepatuhan prokes di warung makan atau kedai berada di kisaran 79,46 persen sampai 80,76 persen. Tingkat pemantauan ini semenjak penerapan PPKM Darurat pada 3 sampai 25 Juli 2021.

"Nah, ini adalah hasil dari pada satu bulan terakhir seperti apa semenjak penerapan PPKM Darurat tanggal 3 sampai 25 Juli 2021,” kata Dewi.

“Ini mungkin diingatkan lagi nasional ya jadi bukannya kalau di Jawa-Bali udah enggak boleh ya saat PPKM Darurat, tapi kita ingatkan lagi bahwa ini angkanya nasional dan kita temukan di nasional itu memang di warung makan, di kedai-kedai itu kebanyakan kepatuhan protokol kesehatan yang rendah,” tuturnya.

Kemudian, peringkat kedua dengan prokes rendah adalah di permukiman yakni kisaran 82,29 persen hingga 82,50 persen. 

Selanjutnya, pada tempat olahraga yakni di kisaran angka 83,12 persen sampai 86,54 persen. Kemudian terakhir di pasar dengan kisaran angka 87,13 persen sampai 89,43 persen.

“Peringkat yang kedua adalah di permukiman terutama di jalan jalan perkampungan ini masih terlihat kepatuhan menggunakan masker dan jaga jaraknya masih rendah. Yang ketiga tempat olahraga publik. Keempat adalah pasar,” pungkasnya.

Komentar