Selasa, 28 September 2021 | 11:15
NEWS

Video Pria Positif Covid-19 Dipukul Warga Viral, Begini Penjelasan Bupati Toba

Video Pria Positif Covid-19 Dipukul Warga Viral, Begini Penjelasan Bupati Toba
Ilustrasi pemukulan (Dok Pixabay)

ASKARA - Seorang pria dipukuli dengan bambu dan kayu oleh sekelompok orang di kawasan sekitar Danau Toba, Sumatra Utara. 

Hal itu tampak dalam video yang beredar dan viral di media sosial. Dalam video itu disebutkan, korban bernama Selamat Sianipar. 

Bupati Kabupaten Toba, Poltak Sitorus pun angkat bicara terkait video tersebut. Dia menyatakan bahwa pria tersebut dalam kondisi positif Covid-19. 

Poltak mengeklaim, pria itu bukan dianiaya warga kampung, melainkan diamankan karena lari saat menjalani isolasi mandiri (isoman). 

"Bukan untuk kekerasan, hanya mengamankan. Saya lihat masyarakat desa juga sangat peduli dengan Pak Selamat Sianipar ini," kata Bupati Toba dalam keterangan yang diterima, Minggu (25/7). 

Poltak mengakui, pihaknya sudah menemui keluarga Selamat untuk mendapatkan informasi terkait hal ini. Terlepas dari polemik yang ada, Poltak menyatakan korban sudah dibawa ke RSUD untuk menjalani perawatan. 

"Beliau sudah kami posisikan di RSUD Porsea," ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Pardomuan, Toba, Timbang Sianipar mengatakan pihaknya langsung mengisolasi Selamat Sianipar secara mandiri di lokasi yang sudah disetujui oleh pihak keluarga.

Kebutuhan Selamat saat isolasi mandiri juga sudah dipenuhi oleh pemerintah desa. 

"Beras sekarung, telur sepapan, dencis dua kaleng, garam, minyak goreng, sabun mandi, sudah kami siapkan untuk Saudara Selamat Sianipar," ucap Pardomuan. 

Meski sudah ditempatkan di lokasi yang jauh dari rumahnya, Selamat disebut kembali pulang ke kediamannya. Pihak desa yang mengetahui hal itu kemudian mendatangi lokasi rumah Selamat. 

"Kembali ke rumah orang tuanya lagi, jadi saya langsung terjun ke rumah Saudara Selamat Sianipar," jelasnya. (jpnn)

 

Komentar