Pemprov DKI Pasang Tenda Darurat Pasien Covid-19 di 22 RS
ASKARA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan fasilitas tenda darurat untuk ruang rawat inap pasien Covid-19 telah dipasang di 22 rumah sakit di DKI Jakarta.
Selain itu, tenda darurat juga telah dipasang di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pemasangan tenda darurat tersebut untuk menampung pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan dan rawat inap, seiring dengan keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit DKI yang sudah penuh.
"Tenda yang sudah dipasang di rumah sakit terdapat 20 unit dan dua unit lainnya di RS Wisma Atlet, stoknya masih ada delapan dan masih bisa ditambah," kata Anies, usai mengunjungi RSUD Kramat Jati di Jakarta Timur, Kamis malam (24/6).
Dikatakan Anies, Pemprov DKI Jakarta berinisiatif meminjam tenda milik UNICEF yang sebelumnya dimanfaatkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk proses belajar mengajar.
Dengan adanya tenda ini, para pasien Covid-19, terutama dengan gejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan tidak perlu menunggu di kursi maupun lobi rumah sakit.
Selain tenaga kesehatan yang bersiaga, tenda darurat RS memiliki 10 tempat tidur dan fasilitas oksigen bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan.
Salah satu tenda darurat yang sudah dipasang, yakni di halaman RSUD Kramat Jati. Di RS tersebut, kondisi ruang rawat inap telah melebihi kapasitas. Bahkan, lobi rumah sakit kini beralih fungsi menjadi ruang rawat inap bagi pasien.
"Di sini ada 10 bed yang bisa menangani, ada tenaga medisnya juga. Cara ini diharapkan bisa membuat mereka tidak harus menunggu biasanya di kursi-kursi, atau di teras dan di lobi," tandas Anies.

Komentar