Kamis, 04 Juni 2026 | 08:21
NEWS

Kenang Wimar Witoelar, Moeldoko: Tokoh Reformis Itu Meninggal Jelang Hari Reformasi

Kenang Wimar Witoelar, Moeldoko: Tokoh Reformis Itu Meninggal Jelang Hari Reformasi
Wimar Witoelar. (Dok. Kompas)

ASKARA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Wimar Witoelar, mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Rabu (19/5). 

"Atas nama pribadi dan keluarga besar KSP kami menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya mantan Juru bicara Pesiden ke empat Gus Dur Wimar Witoelar karena sakit," kata Moeldoko di Jakarta, Rabu (19/5).

Moeldoko menyatakan bangsa Indonesia kehilangan sosok yang selama ini dikenal sebagai tokoh Reformasi Indonesia, jurnalis, sekaligus kolumnis yang besar karena keberaniannya mengkritik pemerintahan Orde Baru. 

"Pak Wimar selalu memberi lontaran-lontaran jenaka, namun kritis pada setiap program televisi yang dipandunya," tuturnya.

Kelantangannya tersebut membuat Wimar Witoelar masuk dalam jajaran aktivis yang terpandang dan disegani sejak era itu hingga sekarang. 

"Hari ini beliau meninggal, hampir bersamaan dengan peringatan Hari Reformasi 21 Mei," kata Moeldoko.

"Insya Allah beliau mendapat anugerah husnul khotimah, diampuni segala salah dan khilafnya, dilipatgandakan pahala amal dan ibadahnya serta mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT," jelasnya.

Menurutnya, Wimar Witoelar adalah mitra strategis KSP, selain penguasaan isu-isu substantif yang sering membahasnya bersama. Mendiang Wimar Witoelar piawai dan selalu mengingatkan bahwa penguasaan komunikasi media salah satu yang utama. 

"KSP merasa kehilangan seorang sahabat yang luar biasa," ucap Moeldoko.

Selama ini Wimar Witoelar pemikirannya banyak dikutip sebagai seorang analis dan komentator politik yang handal yang menjadi acuan berbagai media internasional terkait isu-isu sosial dan politik Indonesia. 

Wimar Witoelar merupakan pendiri sekaligus pemandu program talkshow Perspektif Baru yang menghadirkan isu-isu mutakhir dengan narasumber kompeten. Selain itu, Wimar Witoelar merupakan Adjunct Professor di Deakin University, Australia. 

Komentar