Minggu, 19 Mei 2024 | 02:17
NEWS

Perawat Korban Penganiayaan Sempat Peringatkan Hal Ini Pada Istri Pelaku

Perawat Korban Penganiayaan Sempat Peringatkan Hal Ini Pada Istri Pelaku
Jason si penganiaya perawat. (Dok. Detik)

ASKARA - Kepala Polrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira Satyaputra mengungkap awal kasus penganiyaan oleh Jason Tjakrawinata terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Christina Ramauli Simatupang. 

Pendarahan pada anak Jason memicu terjadinya penganiayaan.

Kombes Irvan menyatakan, anak laki-laki Jason yang berusia 2,5 tahun dirawat di RS Siloam Sriwijaya karena menderita radang paru-paru. Setelah empat hari menjalani perawatan pasien diperbolehkan pulang. Christina yang saat itu bertugas pun melepas jarum infus yang terpasang di tangan pasien.

Chistina telah memperingatkan istri Jason untuk tidak menggendong anaknya setelah jarum infus dilepas. Sebab tindakan itu bisa memicu pendarahan.

"'Jangan digendong dulu bu nanti berdarah' kata korban. Namun setelah infus itu dilepas istri pelaku malah langsung menggendong anaknya. Saat itulah tangan anak pelaku pendarahan," kata Kombes Irvan saat gelar perkara, Sabtu (17/4).

Melihat tangan anaknya berdarah, istri Jason menghubungi suaminya yang langsung mendatangi rumah sakit. Setibanya di ruang perawatan Jason memanggil Christina dan menuntut permintaan maaf.

Saat Christina meminta maaf, Jason malah menamparnya di bagian wajah. Christina bahkan diminta bersujud untuk meminta maaf namun malah ditendang di bagian perut hingga tersungkur.

"Jadi, waktu datang pelaku panik mendengar tangan anaknya berdarah. Langsung menganiaya korban dan membanting HP milik rekan korban yang merekam kejadian tersebut," jelas Kombes Irvan.

Menurut pengakuan Jason, dia panik saat dikabari istri bahwa tangan anaknya berdarah. Dia mengaku kalap dan emosi hingga menganiaya perawat yang melepas jarum infus.

"Saya panik dan emosi sesaat. Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan oleh saya terutama kepada korban. Di bulan Ramadan ini saya mohon maaf kepada seluruh pihak yang sudah dirugikan," ucap Jason.

Setelah kejadian itu, Christina melaporkan Jason ke Polrestabes Palembang pada Jumat (16/4). Akibat penganiayaan tersebut, Christina mengalami luka lebam di wajah dan perut. 

Komentar