Kamis, 04 Juni 2026 | 10:46
NEWS

Polisi Awalnya Hanya Ingin Lumpuhkan Penyerang Mabes Polri, yang Terjadi Selanjutnya Sesuai SOP

Polisi Awalnya Hanya Ingin Lumpuhkan Penyerang Mabes Polri, yang Terjadi Selanjutnya Sesuai SOP
Terduga teroris (dok istimewa)

ASKARA - Pihak kepolisian mengungkapkan, awalnya hanya ingin melumpuhkan wanita yang menyerang Mabes Polri Rabu (31/3) lalu. 

Namun, karena penyerang yang bernama Zakiah Aini memiliki senjata api dan membahayakan, polisi pun akhirnya menembak mati gadis 25 tahun tersebut.

"Awalnya ingin melumpuhkan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Kamis (1/4).

Polisi mengaku sudah berusaha melumpuhkannya. Menurut Rusdi Hartono, apa yang dilakukan oleh anggotanya sah-sah saja dan sudah sesuai dengan SOP.

“Situasi sekarang ketika melakukan penyerangan dan dilihat menggunakan senjata yang mematikan, tentunya, apalagi masuk ke markas Polri, ini sah saja ketika dilakukan pelumpuhan seperti itu,” lanjut Rusdi.

Sebelumnya diberitakan, polisi yang tengah berjaga ketika terjadi penyerangan di Mabes Polri akan diperiksa. Sebab, pelaku teror ZA berhasil masuk dan mengarah ke pos gerbang utama.

Kepala Biro Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan, pemeriksaan dilakukan guna mengetahui bagaimana pelaku ZA bisa masuk kemudian menodongkan senjata ke petugas.

"Ya pasti itu diperiksa lebih memperjelas bagaimana ZA bisa masuk dan melaksanakan aksinya di Mabes Polri," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/4).

Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan kesesuaian standar prosedur pengamanan yang dilakukan para petugas jaga. Jika terdapat kelalaian maka akan diberikan sanksi. 

Komentar