Limbah Pabrik Bikin Nelayan Muncar Gatal-gatal
ASKARA - Para nelayan di pesisir Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi mengaku gatal-gatal pada tubuhnya.
Hal itu diduga akibat limbah yang diduga dibuang ke laut oleh perusahaan-perusahaan pengalengan dan penampungan ikan di wilayah setempat.
Nelayan yang mayoritas adalah kaum wong cilik ini terasa resah lantaran sudah puluhan tahun merasakan pahitnya dampak limbah pabrik mulai dari limbah cair hingga padat.
"Jadi saat berenang itu sekujur badan ini bukan lagi air laut tetapi sudah berupa minyak-minyak ikan," kata Fauzan Adzima, seorang nelayan asal Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Muncar, Rabu (31/3).
Dari situ, para nelayan pun bergerak mencari tahu sumber limbah cair tersebut. Dan menemukan sebuah saluran limbah yang diduga sengaja di buang ke laut.
"Kalau selesai berenang itu para nelayan langsung menggosok sekujur tubuhnya yang dipenuhi blandet (lemak dari minyak ikan). Dan harus membersihkan berulang kali," ujar Fauzan.
Lanjut Fauzan, pihaknya bersama nelayan lain mengadukan kejadian ini kepada Pemerintah Desa Kedungrejo serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi.
Bahkan, para nelayan pun mengancam jika peristiwa ini tidak ditindaklanjuti oleh dinas terkait mereka akan kompak menutup saluran pembuangan tersebut.
"Kami kompak jika tidak dilanjuti kami akan menutup saluran limbah sendiri. Intinya jangan dibuang ke laut," tegas Fauzan.
Namun sayangnya, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi masih belum dapat dikonfirmasi. (beritalima)

Komentar