Kamis, 25 Juli 2024 | 07:51
NEWS

Pasca Bom Bunuh Diri, Empat Terduga Teroris Ditangkap di Bima

Pasca Bom Bunuh Diri, Empat Terduga Teroris Ditangkap di Bima
Ilustrasi. (Aida)

ASKARA - Densus 88 Anti Teror menangkap sejumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima, NTB. Penangkapan dilakukan pasca bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3).

"Pasca bom Makassar tersebut Polri juga telah menangkap empat orang tersangka terorisme kelompok JAD Bima, NTB," ujar Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Listyo Sigit mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi salah satu terduga pelaku. Identitas pelaku diketahui dari hasil pemeriksaan sidik jari.

"Kejadian tersebut dilakukan oleh dua tersangka. Tersangka pertama L (sidik jari identik) sedangkan tersangka kedua masih diidentifikasi,"  katanya.

L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan pengeboman Gereja Katedral di Filipina. Peristiwa itu terjadi pada Januari 2018.

"L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeboman gereja Katedral Jolo Filipina Selatan pada Januari tahun 2018," kata Jenderal Listyo Sigit.

Lebih lanjut, Jenderal Listyo Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Dia memastikan aktivitas warga tidak terganggu pasca peristiwa itu.

"Saya pastikan kepada seluruh masyarakat agar tidak terganggu atas kejadian ini sehingga dapat menjalankan aktifitas seperti biasa terutama dalam menjalankan ibadah menjelang Hari Paskah. Saya juga pastikan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat," jelas Jenderal Listyo Sigit. (industry) 

Komentar