Kamis, 04 Juni 2026 | 06:56
NEWS

Uni Irma: Impor Beras Tindakan Zalim Pada Petani

Uni Irma: Impor Beras Tindakan Zalim Pada Petani
Ilustrasi. (Dok. Detik)

ASKARA - Politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago menentang rencana impor beras dalam jumlah besar di saat petani tengah melakukan panen raya padi. 

"Impor beras dengan alasan apapun saat panen raya adalah tindakan zalim pada petani. Apalagi kepala Bulog sudah menyatakan bahwa stok impor masih cukup," katanya, Senin (22/3). 

Perempuan yang akrab disapa dengan panggilan Uni Irma itu menyebut, dalam masa pandemi Covid-19, harus ada sensitivitas yang tinggi terhadap rakyat, terutama kepada para petani. Dia juga meyakini dengan menyerap gabah hasil panen raya dari petani secara maksimal dan stok beras impor yang ada di gudang Bulog, harga beras tetap akan stabil. Kebijakan impor hanya dibutuhkan jika stok beras di gudang Bulog sudah terdistribusikan. 

"Hal ini penting dilakukan agar stok beras di gudang Bulog tidak rusak dan harga gabah petani tetap stabil," kata mantan legislator Senayan itu. 

Oleh karena itu, Uni Irma menyarankan kepada Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan menko perekonomian tidak perlu terburu-buru melakukan impor. Terlebih lagi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan jajaran tengah berkonsentrasi pada panen raya padi dan menyerap gabah petani agar harga tidak jatuh.

"Soal adanya keinginan untuk impor beras dengan alasan untuk stok, mentan tegas menyatakan pada saya sebaiknya jangan lakukan saat panen raya," pungkas Uni Irma. (jpnn)

Komentar