Ada Varian Baru Covid-19, Masyarakat Diimbau Kurangi Mobilitas Selama Libur Panjang
ASKARA - Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat mengurangi mobilitas selama libur panjang Isra Mi'raj dan Hari Raya Nyepi pada 11-14 Maret nanti.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, imbauan itu disampaikan menyusul temuan enam kasus mutasi virus SARS-CoV-2 varian B117 di Indonesia.
Dua kasus ditemukan di Karawang, Jawa Barat serta masing-masing satu kasus di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
"Tentunya tambahan kasus varian B117 ini kami mengharapkan masyarakat semakin waspada dan mengimbau tetap terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M di masa liburan tersebut. Serta mengurangi mobilitas dan menghindari keramaian," kata Siti Nadia, Senin (8/3).
Dia juga meminta temuan enam kasus itu dapat menjadi bahan evaluasi masyarakat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di manapun berada.
Meski enam kasus B117 itu dilaporkan hanya mengalami gejala ringan hingga sedang. Namun jangan dianggap enteng.
"Hasil pelacakan empat kasus ini semuanya mengalami gejala ringan dan sedang. Dan hanya melakukan isolasi secara terpusat di tempat isolasi," ujar Siti Nadia.
Sementara, yang mendapat perawatan di rumah sakit hanya mengalami kondisi tidak serius.
"Dan memang ada yang dirawat di rumah sakit tapi dengan kondisi ringan sedang," jelas Siti Nadia yang juga jubir vaksinasi Covid-19.

Komentar