Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50
NEWS

Kabalitbangda Papua Barat Apresiasi Inovasi Kodam XVIII/Kasuari di Bidang Pertanian

Kabalitbangda Papua Barat Apresiasi Inovasi Kodam XVIII/Kasuari di Bidang Pertanian
(Balitbangdapb)

ASKARA - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat Profesor Dr. Charlie D. Heatubun memberikan apresiasi kepada Kodam XVIII/Kasuari yang mengundangnya bersama Tim Balitbangda dan kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH Bun) Papua Barat untuk mendiskusikan rencana kerja sama di bidang riset, inovasi dan pengembangan pertanian berkelanjutan. 

"Ini suatu kehormatan bagi saya pribadi maupun bagi Balitbangda Papua Barat," kata Prof Charlie Heatubun dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Ster Kodam Kasuari, Jumat (5/3).

Prof Charlie Heatubun menjelaskan, kerja sama Pemprov Papua Barat dan Kodam XVIII/Kasuari sudah berlangsung lama pasca penandatanganan MoU antara Pangdam XVIII/Kasuari dan gubernur Papua Barat. Selanjutnya, Balitbangda Papua Barat akan mendukung itu dan melakukan perjanjian kerja sama terkait dengan bidang kerja Balitbangda dalam hal kelitbangan (riset) dan inovasi daerah.

Pejabat Pratama Teladan se-Indonesia Tahun 2020 itu juga sangat terkesan melihat upaya prajurit TNI Kodam Kasuari yang membuat Kebun Kasuari Green di atas lahan berbatuan karang setelah melihat video yang ditayangkan pihak Kodam Kasuari. 

"Ini suatu inovasi yang bisa dikembangkan dan disebarluaskan. Balitbangda Papua Barat dengan sumber daya yang ada akan bahu membahu bersama Kodam XVIII/Kasuari untuk meningkatkan keberhasilan program pembangunan, terutama mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Papua Barat. Kami akan juga membantu Kodam XVIII/Kasuari dalam menginventarisasi produk inovasi, terutama terkait inovasi pelayanan publik dan pendaftaran hak kekayaan intelektual yang dihasilkan oleh personel Kodam XVIII/Kasuari," papar Prof Charlie Heatubun.

Sementara itu, Kepala TPH Bun Papua Barat Dr. Yacob S. Fonataba yang menyaksikan video praktek pertanian oleh prajurit TNI Kodam XVIII/Kasuari pada lahan bebatuan karang turut memberikan apresiasi. 

"Saya berterima kasih karena pihak Kodam Kasuari telah mengurangi beban kami," katanya.

Membuat kebun sayuran di atas lahan bebatuan karang oleh prajurit TNI Kodam XVIII/Kasuari, lanjut Fonataba, bisa jadi model untuk dikembangkan lebih lanjut di Papua Barat. Apalagi, kondisi pasokan pangan di Papua Barat memiliki gap yang besar antara permintaan dan penawaran, sehingga upaya memperkuat pangan lokal penting untuk digalakkan.

Sebelumnya, Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Djoko Andoko dalam pengantar pertemuan itu mengatakan, menyikapi perkembangan terkini terkait mewabahnya virus Covid-19 maka pihak TNI terpanggil untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat sisi ketahanan pangan. Karena itu, TNI akan menggalakkan program Kampung Tangguh dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Dia berharap, kolaborasi antara Kodam XVIII/Kasuari dan Pemprov Papua Barat bisa diperkuat, sehingga dapat membantu masyarakat di Papua Barat. 

"Tinggal bicara saja di bagian mana kami bisa berkontribusi, kami siap membantu pemerintah daerah," tutur Brigjen TNI Djoko Andoko.

Setelah penjelasan kasdam XVIII/Kasuari dilanjutkan dengan penjelasan oleh Aster Kodam XVIII/Kasuari Kolonel Inf. Hengki Yuda Setiawan. Dia mengatakan, peran Kodam XVIII/Kasuari sangat kompleks sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kami siap membantu di segala lini," ujarnya.

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Kodam XVIII/Kasuari juga telah memulai dengan pilot project Menanam di Lahan Bebatuan Karang. 

"Kami tunjukkan bahwa apa yang terlihat tidak mungkin bisa menjadi mungkin untuk dilakukan," ujar Kolonel Inf. Hengki Yuda Setiawan.

Dia juga memaparkan rencana Kodam XVIII/Kasuari untuk melakukan pembagian dan penanaman ribuan bibit sayuran di Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari. 

"Kami akan ajak masyarakat untuk menanam sayuran di sepanjang pinggir jalan," ucap Kolonel Inf. Hengki Yuda Setiawan.

Usai pertemuan, Kasdam XVIII/Kasuari didampingi sejumlah perwira tinggi Kodam XVIII/Kasuari antara lain Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Steverly Chrismas Parengkuan, Kapok Sahli Kodam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Drajat Brima Yoga, Waaster Kasdam XVIII/kasuari Letkol Arm Tejo Basuki dan Waaslog Kasdam XVIII/Kasuari Letkol Inf Anton Siswanto bersama Kepala Balitbang Papua Barat dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Papua Barat meninjau Kebun Kasuari Green yang dibuat para prajurit TNI Kodam XVIII/Kasuari di atas lahan bebatuan karang. Kebun memiliki luas kurang lebih 2 hektare.

Komentar