Kamis, 11 Juni 2026 | 09:14
NEWS

Pelaku Pariwisata Jalani Vaksinasi, Sandiga Optimistis Sektor Parekraf Bangkit

Pelaku Pariwisata Jalani Vaksinasi, Sandiga Optimistis Sektor Parekraf Bangkit
Ilustrasi. (Shutterstock)

ASKARA - Sebanyak 3.000 pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat sadar wisata di Sulawesi Utara menjalani vaksinasi di Graha Bumi Beringin, Kota Manado. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melihat langsung berjalannya proses vaksinasi. 

Sandagiaga mengatakan, program vaksinasi ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas mobilisasi yang terus bergerak, dan hari ini pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi di Graha Bumi Beringin, Kota Manado," kata Menparekraf Sandiaga Uno di Provinsi Sulawesi Utara.

Di Sulawesi Utara, tepatnya Likupang, merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas yang ditetapkan pemerintah. Program vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku usaha pariwisata.

Sandiaga menekankan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Untuk itu, Kemenparekraf akan terus meningkatkan dan mendorong penerapan protokol keseehatan. 

"Hal ini merupakan bentuk dukungan dan keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19," ujar Sandi disapanya. 

"Saya optimistis dengan kolaborasi ini, di tahun 2021 ini industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia khususnya di Provinsi Sulawesi Utara akan bangkit kembali seiring dengan dilaksanakannya program vaksinasi ini," tambahnya.  

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, efektivitas dari vaksin atas timbulnya imun baru akan efektif timbul pada 28 hari setelah suntik kedua. 

Maka itu, Menkes menjelaskan, kesadaran dari masyarakat atas penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan dengan baik. 

"Vaksinasi itu tidak 100 persen memproteksi kita untuk tidak kena virus. Namun dapat menekan probabilitas atau risiko kita untuk sakit. Jadi kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin. 

Komentar