Sri Mulyani: Dugaan Suap Pegawai Pajak Merupakan Pengkhianatan
ASKARA - Dugaan suap yang terjadi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati geram.
Bahkan, Sri Mulyani menyebut oknum pegawai yang terlibat dalam praktik suap tersebut sebagai pengkhianat.
"Dugaan suap yang melibatkan pegawai Dirjen Pajak merupakan pengkhianatan dan telah melukai perasaan dari seluruh pegawai. Baik Dirjen Pajak maupun seluruh jajaran Kementerian Keuangan," tegas Sri Mulyani, dalam siaran persnya secara virtual, Rabu (3/3).
Saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyidik dugaan suap di DJP lantaran diduga telah meringankan tagihan pajak dari perusahaan.
Sri Mulyani mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dan sedang dilakukan KPK tersebut.
Sri Mulyani kembali menegaskan dan menyebut sebuah pengkhianatan bila dugaan itu terbukti. Apalagi, pegawai DJP dan Kemenkeu saat ini fokus mengumpulkan penerimaan pajak.
"Bila dugaan itu terbukti ini merupakan suatu pengkhianatan bagi upaya seluruh pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan yang tengah terus berfokus untuk melakukan pengumpulan penerimaan negara. Penerimaan pajak adalah tulang punggung penerimaan negara," tuturnya.
Sri Mulyani meminta jajaran pegawai DJP dan Kemenkeu tetap berpegang kepada prinsip-prinsip integritas dan profesionalitas saat menjalankan tugas.
Dia menegaskan, peristiwa tersbut agar jangan kembali terulang.

Komentar