Kamis, 04 Juni 2026 | 07:41
NEWS

Kunjungi Desa Penglipuran, Sandiaga Uno Bicara Program Padat Karya di Bali

Kunjungi Desa Penglipuran, Sandiaga Uno Bicara Program Padat Karya di Bali
Sandiaga Uno di Desa Penglipuran, Bali (Dok Istimewa-Kemenparekraf)

ASKARA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno meninjau Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Jumat (26/2).

Sandiaga mengatakan, peninjauan yang dilakukan bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan. 

Di Desa Penglipuran, Sandiaga mengapresiasi kunjungan sejumlah wisawatan Nusantara yang sudah mulai berdatangan meski jumlahnya masih kecil. 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu meminta para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Apa yang dilakukan Desa wisata di Panglipuran ini bisa menjadi motivasi bagi desa-desa wisata lainnya di seluruh Nusantara. Kita lihat secara total Bali 177 Desa Wisata yang akan direvitalisasi dengan program padat karya, ini akan membuka peluang lapangan pekerjaan paling tidak hingga paruh kedua 2021," jelas Sandiaga. 

Di paruh kedua, Sandiaga Uno mengungkapkan jumlah wisatawan Nusantara sebesar 34 persen replacement rate angka rasio atau pengganti dari WNA mancanegara. 

Karena wisatawan mancanegara baru bisa berkunjung di akhir tahun hingga vaksinasi sudah lebih terdistribusi.

"Program padat karya sudah diresmikan dua minggu lalu. Salah satu kegiatannya revitalisasi kegiatan di Sanur, Klungkung, Kuta, dan 177 desa wisata. Harapan saya 34 persen replacement rate wisatawan Nusantara bisa tercapai," tambahnya. 

Pihaknya juga akan menjadikan Pekerja Migran Indonesia yang ada di Bali sebagai duta-duta pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga bisa menopang peningkatan wisawatan mancanegara masuk ke Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Saya juga meninjau persiapan launching vaksinasi bagi petugas pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya apresiasi dari Kadis Pariwisata sudah memberikan data tervalidasi dan terverifikasi. Ada 55 ribu, kita fokuskan 13 ribu. Akan dilaunching pada Minggu nanti," tandas Sandiaga Uno. 

Komentar