Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:52
NEWS

Tekuk Juve 2-1, FC Porto Tak Mau Disebut Spektakuler

Tekuk Juve 2-1, FC Porto Tak Mau Disebut Spektakuler
Porto vs Juventus (Dok Miguel Riopa/AFP)

ASKARA - Duel FC Porto kontra Juventus dalam leg pertama 16 besar Liga Champions 2020/2021, berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah, 2-1. 

Gawang Juventus yang dijaga Wojciech Szczesny kebobolan pada menit ke-2 oleh gol Mehdi Taremi. Ketika baru memasuki babak kedua, Szczesny kembali memungut bola dari gawangnya pada menit ke-46 setelah dibobol Moussa Marega.

Sementara Juventus baru bisa memperkecil ketinggalan pada waktu normal berakhir yakni menit ke-84 melalui Federico Chiesa. 

Pelatih Porto, Sergio Conceicao menyebutkan bahwa timnya bermain lebih baik ketimbang lawannya. Porto mencoba menyesuaikan diri dengan kekuatan Juve.

"Porto luar biasa secara strategis malam ini, tapi kami baru separuh jalan ke putaran berikutnya. Kami harus tampil tangguh di setiap momen pertandingan untuk mencapai perempat final," kata Conceicao dilansir dari Football Italia, Kamis (18/2). 

Conceicao hanya membaca kekuatan Juve dan mencoba merancang taktik yang tepat untuk menetralisir ancaman-ancaman tersebut. 

"Kami menekan setiap titik kekuatan Juve, termasuk Adrien Rabiot di lini tengah, Chiesa yang sangat bagus menusuk ke dalam dan melewati lawan, Ronaldo yang luar biasa di kotak penalti," ujarnya.

Ketika FC Porto kebobolan, hal itu sempat membuat timnya beberapa kali melakukan kesalahan dan ritme permainnya berubah. Meski menang 2-1 di kandang sudah cukup baik. 

"Kami membuat dua atau tiga kesalahan defensif saat kami kebobolan. Itulah yang terjadi, sebab selama 70 menit sebelumnya Juve tidak menciptakan satu pun peluang," imbuh Conceicao.

"Moussa Marega berhasil memblok Rabiot, kami pun memblok pemain Juve lainnya supaya mereka tidak bisa membangun serangan dari belakang," tambahnya. 

Conceicao menambahkan bahwa racikan starteginya tidak bisa dikatakan sepenuhnya berhasil. Lantaran para pemainnya harus disiplin melakukan pertahanan untuk mempertahankan keunggulan. 

"Performa kami tidak bisa disebut spektakuler, sebab kami harus lebih banyak bertahan daripada menyerang, tapi di level ini melawan Juve, Anda harus melakukan itu," tandas Conceicao.

 

Komentar