Selasa, 02 Maret 2021 | 11:10
TRAVELLING

Gelar Danau Toba Fair, Kemenparekraf Dorong Masyarakat Cintai Produk Lokal

Gelar Danau Toba Fair, Kemenparekraf Dorong Masyarakat Cintai Produk Lokal
Danau Toba (Dok maritin.go.id)

ASKARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan ajang promosi dan kampanye Beli Kreatif Danau Toba Fair dan Pesona Kuliner Danau Toba.

Kegiatan tersebut digelar di Tangerang, Banten mulai 11- 21 Februari 2021. 

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menjelaskan, kegiatan ini dilakukan membangun dan mendorong masyarakat membeli dan menggunakan produk lokal yang dihasilkan pelaku UMKM Indonesia. 

“Pelaku UMKM memiliki peran besar menggerakkan perekonomian Indonesia. Secara statistik pelaku UMKM memberikan kontribusi kepada PDB sebesar 60 persen dan menyerap 90 persen tenaga kerja. Marilah kita cintai produk lokal Indonesia,” kata Nia dalam keterangannya, Jumat (12/2).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai produk-produk ekonomi kreatif khas Sumatra Utara. Dari fesyen, kriya, hingga kuliner. Serta ada live music yang diisi oleh musisi asal Sumatra Utara seperti Trio Batak dan musik etnik lainnya. 

Dia menjelaskan Beli Kreatif Danau Toba merupakan turunan program Beli Kreatif Lokal yang diinisiasi Kemenparekraf mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo. 

Program itu fokus pada daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Kemenparekraf sendiri dipercaya mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Kawasan Danau Toba Sumatra, termasuk destinasi super prioritas Tanah Air. 

“Program Beli Kreatif Danau Toba ini harus digaungkan, tidak hanya di Sumatara Utara, namun juga di daerah-daerah yang terdapat diaspora Bataknya,” tandasnya. 

Kemenparekraf juga akan melakukan pendampingan bagi pelaku UMKM, untuk meningkatkan kompetensi diri hingga memberikan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital. 

Sehingga, bisa memperluas pasar nasional, bahkan internasional. “Kami menargetkan 20 persen produk lokal ini masuk ke pasar ekspor,” ujarnya.

Komentar