Jokowi Pertimbangkan Opsi Vaksinasi Covid-19 Mandiri
ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mempertimbangkan permintaan vaksin Covid-19 secara mandiri yang muncul dari perusahaan swasta.
"Ini yang baru kita akan putuskan karena kita perlu percepatan sebanyak-banyaknya, apalagi biaya ditanggung perusahaan, kenapa tidak?" kata Jokowi, saat memberikan sambutan dalam acara Kompas100 CEO Forum, Jakarta, Kamis (21/1).
Namun, Jokowi minta isu vaksin mandiri tersebut dikelola dengan baik. Hal itu agar masyarakat tidak salah menafsirkan.
"Mungkin bisa diberikan (vaksin mandiri) asal merek vaksinnya berbeda, tempat melakukan vaksin juga berbeda, bisa dilakukan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, vaksinasi mandiri diperlukan meskipun bukan prioritas pemerintah. Pemerintah, kata dia, akan tetap fokus pada vaksinasi gratis.
"Tetapi itu tidak menutup mata juga vaksin mandiri ini juga diperlukan," ujar Erick, Rabu (20/1).
Pihaknya, kata Erick, telah berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk DPR dan kementerian terkait jika wacana vaksin mandiri diberlakukan.
Jika wacana ini diberlakukan vaksin mandiri akan dilakukan setelah pelaksanaan vaksin gratis rampung.

Komentar