Penanganan Banjir Kalsel, Jokowi Pastikan Pemerintah Hadir
ASKARA - Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepala BNPB, panglima TNI hingga kepala Polri mengirimkan bantuan ke Kalimantan Selatan yang sedang dilanda banjir.
Presiden Jokowi sebelumnya mendapat laporan dari Gubernur Sahbirin Noor mengenai banjir yang melanda wilayah Kalsel.
"Terutama yang berkaitan dengan perahu karet sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan," katanya melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/1).
Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan setelah terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.
Terlebih meningkatnya curah hujan yang cukup ekstrem bulan ini rawan terjadi banjir dan tanah longsor.
"Dan perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG," pesannya.
Presiden Jokowi mengaku, dirinya akan terus memantau perkembangan bencana yang terjadi di Tanah Air, baik banjir di Kalsel, tanah longsor di Sumedang, hingga gempa di Sulawesi Barat.
"Kita ingin baik pemerintah daerah, pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," jelasnya.
Diketahui, banjir yang merendam Kabupaten Tanah Laut, Kalsel akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap, sehingga membuat 21.990 jiwa mengungsi.
BPBD Tanah Laut melaporkan, saat ini tinggi muka air terpantau sekitar 150-200 centimeter merendam 6346 unit rumah. Selain itu, akses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin juga terputus.

Komentar