TNI Kirim Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Gempa Sulbar
ASKARA - TNI mengirimkan sejumlah prajurit dan alutsista dalam rangka membantu korban gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.
Bantuan terhadap bencana tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan juga merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diamanatkan Undang Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia pasal 7 ayat 2, di antaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Saat ini, TNI telah memberangkatkan dua Satuan Setingkat Kompi dari Batalyon Infanteri 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang sudah dikirim di antaranya tenda lapangan sebagai posko kesehatan, dapur lapangan, tenda pengungsi, genset, alat perhubungan, repeater, alat berat ekskavator, mobil tangki air serta 1500 paket sembako.
Alutsista TNI yang dikirim yaitu kapal rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990 dan KRI Teluk Ende 517, Cassa NC 212-200 dan Aviocar U-6207 berada di Mamuju, satu pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, dua pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, satu pesawat CN-295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma serta satu Helikopter Super Puma Nas-332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sandjaja.
Selain alutsista, TNI AL juga telah menyiapkan Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 dan 2 Marinir, Batalyon Zeni 1 Marinir yang akan membantu membersihkan daerah terdampak gempa untuk rehabilitasi dan rekonstruksi. Lantamal VI Makassar sejumlah 97 personel untuk mendukung kegiatan SAR dan kesehatan serta ratusan ton logistik berupa beras, mie instan, air mineral, biskuit karton, sarden, telur, biskuit kabin, konserven, gular pasir, handuk, alat mandi, velbet, tenda lapangan, genset, motor trail, bensin, tempat makan, alat kesehatan dan obat-obatan serta alat komunikasi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus mengantar Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Kepala BNPB Doni Monardo menuju Kabupaten Majene dalam rangka meninjau lokasi gempa dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (15/1).
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju mengakibatkan jaringan listrik padam dan komunikasi seluler terputus. Selain itu, Kantor Gubernur Sulbar, RSUD Mamuju, Kantor Danramil Malunda, Hotel The Maleo dan ratusan rumah warga mengalami rusak berat.

Komentar