Wisata di Mojokerto Tetap Buka dengan Protokol Kesehatan Ketat
ASKARA - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa dan Bali pada 11-25 Januari tidak mempengaruhi tempat-tempat wisata di Kabupaten Mojokerto, karena akan tetap buka dengan catatan memperketat dan meningkatkan protokol kesehatan.
Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto Amat Susilo melalui Kepala Bidang Pariwisata H Syadillah mengatakan bahwa berdasarkan keputusan gubernur Jawa Timur terdapat 11 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Jawa Timur yang wajib menerapkan PPKM, dan Kabupaten Mojokerto tidak termasuk dari 11 daerah tersebut sehingga objek wisata masih bisa dikunjungi.
"Namun kita akan meningkatkan protokol kesehatan bagi pengunjung yang datang ke wisata di Mojokerto yaitu dengan memakai masker, mengecek suhu badan dan di area tempat wisata wajib menyediakan cuci tangan serta menambah petugas untuk mengingatkan apabila pengunjung menyalahi prokes serta jumlah pengunjung juga dibatasi," jelas Syadillah, Senin (11/1).
Lebih lanjut, Syadillah menerangkan, selama musim pandemi, Disporabudpar Kabupaten Mojokerto dalam menciptakan rasa aman bagi pengunjung, sesuai surat keputusan dari Sekda Kabupaten Mojokerto mengizinkan membuka tempat wisata dengan menerapkan prokes secara lebih ketat ke pengunjung maupun pengelola wisata.
"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pengunjung dan pengelola sama-sama harus mematuhi protokol kesehatan," katanya.
Dan tempat wisata milik pemerintah hanya bisa dikunjungi 50 persen dari kapasitas dan kalau penuh pengunjung disuruh menunggu sampai ada pengunjung yang keluar.
"Untuk menjamin rasa aman bagi pengunjung ke tempat wisata di Mojokerto, selain menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Kita juga menerapkan bergantian masuk sehingga pengunjung aman saat menikmati liburan," jelas Syadillah.
Selama ini, semua objek wisata di Kabupaten Mojokerto telah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Dan lokasi wisata selalu dipantau oleh tim keamanan setempat juga mendapatan pengawasan dari Disporabudpar. (beritalima)

Komentar