Bantah Anggotanya Ditangkap FPI, Ini Penjelasan dari BIN
ASKARA - Pihak Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan tidak ada anggotanya yang tertangkap oleh Front Pembela Islam (FPI).
BIN menegaskan, informasi yang menyebutkan adanya tiga anggota BIN yang tertangkap FPI tidak benar alias hoaks.
Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan, bahwa anggota BIN yang disebut tertangkap oleh FPI merupakan gadungan.
"Itu semua adalah hoaks. Tidak ada nama anggota BIN sebagaimana dilansir tertangkap oleh FPI, mereka semua yang disebutkan oleh FPI jelas-jelas bukan anggota BIN, alias anggota BIN gadungan," kata Wawan kepada wartawan, Senin (21/12).
Selain itu, Wawan juga memastikan tak ada operasi Delima oleh BIN yang disebut oleh FPI. Dia juga menegaskan, kartu anggota yang digunakan oleh ketiga orang yang disebut FPI sebagai anggota BIN yang tertangkap itu palsu.
"Tidak ada operasi yang bernama operasi Delima di BIN. Untuk apa membuntuti pimpinan FPI, ketemu langsung saja bisa," ucap Wawan.
"Apalagi membawa kartu identitas, hal ini tidak mungkin dilakukan dalam operasi intelijen. Apalagi disebut ada Deputi 22, tidak ada Deputi 22 itu di BIN," imbuhnya.
Sebelumnya 3 anggota BIN dikabarkan tertangkap oleh FPI saat tengah melakukan pengintaian terhadap Rizieq Shihab. Proses penangkapan terhadap terduga anggota BIN itu terekam kamera hingga videonya viral.

Komentar