Senin, 08 Juni 2026 | 17:41
NEWS

Keren, Dubes RI Ini Sudah Lebih Dulu Divaksin Covid-19

Keren, Dubes RI Ini Sudah Lebih Dulu Divaksin Covid-19
Duta Besar Indonesia Husin Bagis (Dok Youtube)

ASKARA - Uni Emirat Arab (UEA) sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sejak Oktober lalu menggunakan vaksin buatan perusahaan Sinopharm asal Tiongkok.

 Duta Besar Indonesia Husin Bagis termasuk satu dari banyak orang yang sudah divaksinasi di UEA itu.
 
"Banyak yang sudah disuntik vaksin di UEA. Di fase-fase awal, jajaran petinggi yang terlebih dahulu divaksin. Saat saya tanya ke orang-orang lokal, mereka juga bilang sudah divaksin," ujar Husin, dalam dialog virtual berjudul 'Pengalaman Vaksinasi COVID-19 di Uni Emirat Arab' pada Senin (14/12). 

"Kebanyakan yang saya tanya begitu antusias terhadap vaksin," ucapnya.
 
Karena Indonesia dan UEA menjalin hubungan dekat, Dubes Husin dan jajaran KBRI Abu Dhabi juga telah disuntik vaksin. Penyuntikan dilakukan dalam beberapa tahap, pada bulan Oktober, November dan juga Desember.
 
Husin bercerita, bahwa sebelum vaksinasi, dia dan jajaran staf KBRI ditanya tim dokter mengenai kondisi kesehatan terkini. Walaupun sempat tertunda lantaran tekanan darahnya terpantau tinggi, setelah beristirahat dan tekanan darah normal vaksinasi baru dilakukan.
 
"Jadi yang sehat langsung disuntik, sementara yang kurang fit ditunda," ucapnya.
 
Dubes Husin mengaku tidak merasakan efek samping berarti usai vaksinasi. Selang dua bulan berlalu, kondisi kesehatannya relatif baik. 

"Saya tanya istri, dan dia bilang tidak merasakan ada yang beda di tubuhnya. Sebagian besar yang divaksinasi baik-baik saja," tuturnya. 
 
Menurut Husin, warga UEA begitu antusias menjalani vaksinasi karena merasa yakin vaksin adalah jalan keluar dari pandemi covid-19. Banyak warga UEA yang ingin kembali bisa ke luar negeri, atau menerima kedatangan wisatawan asing seperti sebelum pandemi.

Program vaksinasi di UEA dinilai dapat berlangsung sukses lantaran tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. 

Sementara terkait halal tidaknya vaksin Sinopharm, Husin mengatakan bahwa Pemerintah UEA telah menegaskan kehalalannya. 

"Masyarakat lokal UEA 100 persen Muslim. Mereka yakin vaksin yang diproduksi Sinopharm itu halal, itu keyakinan mereka," ungkapnya. 
 
Mengenai Indonesia yang juga sudah mulai menerima kedatangan vaksin Sinovac, Dubes Husin mengajak semua masyarakat RI untuk menjalani vaksinasi.
 
"Teman-teman di Indonesia, percayalah dan yakinlah dengan vaksin, Insyallah kita semua akan sehat, kita akan back to normal. Amin ya rabbal alamin," pungkasnya. 

Komentar