Kamis, 22 April 2021 | 03:06
NEWS

Baku Tembak, Pelaku Teror Konser Natal Tewas Dihujani 15 Peluru

Baku Tembak, Pelaku Teror Konser Natal Tewas Dihujani 15 Peluru
Ilustrasi tembakan (Dok Radarlampung)

ASKARA - Polisi melumpuhkan seorang pria di tangga Katedral Kota New York, Amerika Serikat (AS), Minggu (13/12) sore waktu setempat. Pria itu merupakan pelaku teror di gereja tersebut. 

Sebelumnya, pria itu diketahui melepaskan tembakan di akhir konser paduan suara Natal. Kemudian dia dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. 

Penembakan itu terjadi sebelum pukul 16.00 di Gereja Katedral Saint John the Divine yang merupakan gereja induk Keuskupan Episkopal New York.

Konser selama 45 menit yang diadakan di luar ruangan di tangga Katedral baru saja selesai dan orang-orang mulai berjalan pergi ketika serangkaian tembakan terdengar. 

Polisi mengungkapkan, tidak ada indikasi siapa pun kecuali tersangka pria bersenjata itu ditembak. Kejadian itu membuat orang-orang berhamburan di jalan berteriak dan menunduk di trotoar.

Aparat yang bertugas untuk menjaga keamanan acara dengan cepat masuk dan menembak pria bersenjata itu, yang menurut polisi bersenjata senapan.

Setelah tembakan berhenti, sekelompok petugas polisi, mendekati pria yang dicurigai bersenjata itu saat dia terbaring terluka di puncak tangga, dekat pintu besar Katedral.

“Jangan bergerak! Jangan bergerak,” teriak beberapa petugas, ke arah pelaku, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (14/12).

Belum ada keterangan dari polisi, apakah pria tersebut akhirnya meninggal atau cedera, setelah ditembak oleh polisi. Diketahui pria itu dilumpuhkan dengan menembakkan sekitar 15 peluru. 

"Ini adalah anugerah Tuhan hari ini, bahwa tidak ada orang selain pria bersenjata itu yang terkena tembakan,” ujar Komisaris Polisi New York Dermot Shea. 

Sebelum baku tembak dimulai, konser menampilkan anggota paduan suara katedral yang berdiri berjauhan di tangga batu dan mengenakan masker karena pandemi virus corona.

Setelah kejadian tersebut ambulans pun tiba. Komisaris Polisi Dermot Shea dan Kepala Departemen Terence Monahan menuju ke tempat kejadian untuk memantau insiden.

Komentar