Kamis, 22 April 2021 | 03:42
NEWS

Nongol Lagi, Rizieq: Kami Tidak Pernah Menuduh

Nongol Lagi, Rizieq: Kami Tidak Pernah Menuduh
Pemimpin FPI Rizieq Shihab. (BBC/Getty Images)

ASKARA - Pemimpin FPI Rizieq Shihab kembali menyampaikan pernyataan terkait insiden bentrok laskar FPI dengan petugas kepolisian di ruas Tol Jakarta-Cikampek, Senin dini hari (7/12). 

Dalam insiden tersebut, enam laskar FPI pengawal Rizieq tewas terkena tembakan.

Rizieq mengatakan tidak mengetahui dan tidak menyangka bahwa mobil yang membuntuti mereka pada Senin dini hari di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 adalah milik kepolisian. 

"Pada saat kejadian kami tidak pernah suuzan, kami tidak pernah menuduh, bahkan dalam keterangan pers DPP FPI masih dicantumkan orang tak dikenal. Karena kami tidak berani menuduh siapapun tanpa bukti, tidak pernah menuduh siapapun tanpa saksi," jelas Rizieq dalam rekaman suara, Rabu (9/12). 

Rizieq mengatakan, saat pengejaran itu berlangsung, laskar pengawal hanya berupaya melindungi mobil yang ditumpanginya dan keluarga dari kejaran sejumlah mobil.

Menurut Rizieq, dia dan keluarga dilindungi laskar dalam perjalanan itu karena membawa serta anak kecil dalam mobil. 

"Ada tiga masih bayi, masih minum air susu ibu. Dan masih ada saudara yang di bawah tiga tahun, ada yang di bawah empat tahun. Jadi benar ya kami sekeluarga, semua," kata Rizieq. 

Rizieq mengatakan, para laskar tersebut bertugas untuk mengawal dirinya dan keluarga, bukan ingin mengganggu pihak manapun.

"Mereka (laskar FPI) tidak mencelakai siapapun," katanya.

Rizieq mengaku baru mengetahui bahwa para pengejar itu dari kepolisian ketika Kepala Polda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membuat konferensi pers terkait peristiwa tersebut. 

"Ternyata mereka yang semula kami kira penjahat yang ingin mencelakai kami ternyata adalah bagian dari penyelidik Polda Metro Jaya. Bukan kami yang menuduh tapi mereka yang mengaku," kata Rizieq. (jpnn/ant)

Komentar