Selasa, 09 Juni 2026 | 21:57
NEWS

Fadli Zon Apresiasi Sekaligus Sentil Kinerja KPK yang Tangkap Edhy Prabowo

Fadli Zon Apresiasi Sekaligus Sentil Kinerja KPK yang Tangkap Edhy Prabowo
Fadli Zon (dpr.go.id)

ASKARA - Sejawat Edhy Prabowo di Partai Gerindra, Fadli Zon akhirnya berkomentar terkait penangkapan Edhy Prabowo dalam dugaan kasus benih lobster. 

Fadli Zon mengapresiasi kinerja KPK yang telah menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka. Fadli juga menyebut pengunduran diri Edhy Prabowo dari Partai dan jabatannya sebagai Menteri KKP adalah langkah bijak.

"Stlh penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dr Partai n Men KKP. Langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_RI," kicau Fadli Zon di akun Twitter, Kamis (26/11).

Meski begitu, Fadli Zon menyentil KPK yang hingga saat ini belum menemukan Harun Masiku yang masih buron. Dia berharap Harun Masiku segera ditangkap.
 
"Semoga bisa juga temukan Harun Masiku yang masih "hilang" seperti ditelan bumi," lanjutnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur. 

Serangkaian pemeriksaan telah dilakukan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara. 

KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan. 

Selain Edhy Prabowo, KPK juga menetapkan 6 orang lain dalam kasus serupa. Mereka yang jadikan tersangka penerima suap adalah SAF, APM, SWD, AF, dan AM. Satu tersangka lain sebagai pemberi adalah SJT.

Nawawi Pomolongo mengatakan, lima orang tersangka kini sudah ditahan, termasuk Edhy. Sementara dua tersangka lain APM dan AM masih dalam pengejaran.

Komentar