Rabu, 25 November 2020 | 15:59
NEWS

Doni Munardo: Pelacakan Covid-19 di Acara Rizieq Shihab Dihalangi Warga

Doni Munardo: Pelacakan Covid-19 di Acara Rizieq Shihab Dihalangi Warga
Ilustrasi tes virus corona (Dok Pixabay)

ASKARA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Munardo mengungkapkan, tenaga kesehatan sempat dihalangi masyarakat di Petamburan dan Megamendung untuk melakukan pelacakan atau tracing penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Hal itu diungkapkan jenderal bintang tiga setelah mendapatkan laporan dalam rapat virtual dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten serta unsur satgas di sejumlah kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat dan Banten, serta Kepala Suku Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada di Jakarta.

Pembahasan rapat koordinasi tersebut yakni fokus pada upaya tracing, tracking dan treatment atas sejumlah titik kerumunan. Di antaranya kerumunan Demo Omnibus Law RUU Cipta Kerja, paska liburan panjang, penjemputan di Bandara, kerumunan di Tebet, Megamendung dan di Petamburan oleh massa Habib Rizieq Shihab.

"Mereka dihalang-halangi ketika hendak masuk melakukan tracing dan tracking," ungkap Doni dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11).

Doni berharap, Satgas Covid-19 tidak saja memberi tambahan fasilitas swab, kendati juga dukungan agar bisa masuk ke kluster-kluster yang dicurigai berpotensi menjadi pusat penularan.

Doni juga berharap dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat di setiap daerah, termasuk para Ketua RT dan Ketua RW.

"Sampaikan bahwa kami akan melakukan test massal, dimulai dari keluarga inti yang positif. Ini bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Covid-19," terangnya.

"Upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak. Karenanya perlu kerja sama yang baik dan harmonis. Semua harus dilakukan dengan pendekatan humanis," tandasnya.

Komentar