Selasa, 09 Juni 2026 | 14:11
NEWS

Anies Baswedan Dipanggil Polisi, Fadli Zon: Akan Jadi Iklan Politik Gratis

Anies Baswedan Dipanggil Polisi, Fadli Zon: Akan Jadi Iklan Politik Gratis
Fadli Zon (dpr.go.id)

ASKARA - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon menilai, pemanggilan polisi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak wajar.

Bahkan, anak buah Prabowo Subianto itu menilai, pemanggilan Anies menunjukkan bahwa polisi telah menabrak tatanan dan jauh dari demokrasi.

"Sungguh tak wajar dan menabrak tatanan. Menunjukkan memang kita sudah makin jauh dari demokrasi," kicau Fadli Zon dalam akun Twitter pribadinya @fadlizon, Selasa (17/11). 

Menurut Fadli Zon, pemanggilan Anies tersebut merupakan upaya mempermalukan dan  justru malah menjadi iklan politik secara gratis.

"Kalau maksudnya hendak “mempermalukan” Gubernur @aniesbaswedan, belajarlah, bahwa sebaliknya langkah pemanggilan itu akan jd iklan politik gratis primetime," imbuh Fadli Zon.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan segera meminta klarifikasi sederet tokoh terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan Putri Habib Rizieq.

"Tindak lanjut penyidik dalam perkara prokes atas diselenggarakannya acara resepsi pernikahan putri HRS, jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi," kata Argo, Senin kemarin (16/11). 

Ditambahkan Argo, surat klarifikasi itu akan ditujukan kepada anggota Binmas yang bertugas, Ketua RT, RW, linmas dan lurah, camat, dan Wali Kota Jakpus. Kemudian KUA, Satgas Covid-19, Biro Hukum DKI dan Gubernur DKI.

"Kemudian beberapa tamu yang hadir dan ini rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana Pasal 95 UU Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Karantina Kesehatan," tandas Argo.

Komentar